Di Balik Show ‘Mens Rea’ yang Ditampilkan Pandji Pragiwaksono, Ada Kalimat Sakti yang Punya Sisi Emosional bagi Ahok

Retoria.id – Sebagian publik Tanah Air sedang hangat memperbincangkan penampilan stand up comedy bertajuk ‘Mens Rea’ dari komika kenamaan, Pandji Pragiwaksono.

Bukan tanpa sebab, Pandji disebut-sebut telah membuat kegaduhan di jagat media sosial (medsos) karena materi stand up-nya yang dinilai melampaui batas kritik.

Bagi yang belum tahu, pertunjukan ‘Mens Rea’ itu kini telah dibagikan oleh Pandji melalui platform Netflix hingga menjadi salah satu konten terpopuler pada awal Januari 2026 ini.

Sampai dengan Jumat, 9 Januari 2026, pertunjukan bertajuk “Mens Rea” masih kokoh bertengger di nomor 1 kategori TV Shows Netflix.

Kendati demikian, sebagian kalangan yang merasa dirugikan akibat konten itu kini telah melaporkan sang komika ke jalur hukum.

Baca Juga: Internet Iran Terganggu Parah di Tengah Gelombang Protes Nasional

Salah satunya, datang dari Aliansi Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah yang secara resmi melaporkan Pandji ke Polda Metro Jaya, pada Kamis, 8 Januari 2026.

Laporan ini terkait dugaan pencemaran nama baik yang diduga muncul dalam tayangan berjudul Mens Rea yang ditayangkan di Netflix.

Setelah pertujukan ‘Mens Rea’ yang menuai sorotan, muncul pembahasan yang tak kalah menarik perhatian.

Hal tersebut adalah kalimat sakti yang acapkali dilontarkan sang komika dalam pertunjukan ‘Mens Rea’ itu.

Kalimat Sakti: Menurut Keyakinan Saya

Pada pertunjukan ‘Mens Rea’, Pandji kerap menggunakan kalimat ‘menurut keyakinan saya’ saat melempar humornya di hadapan penonton.

“Ada yang memilih pemimpin berdasarkan tampang. ‘Ganjar ganteng ya’, ‘Anies manis ya’, ‘Gibran ngantuk ya’,” tutur Pandji.

“Ya, kayak orang ngantuk dia, menurut keyakinan saya,” tegasnya.

Kalimat di atas menunjukkan salah satu pernyataan Pandji dalam acara ‘Mens Rea’ dengan menyisipkan kata ‘menurut keyakinan saya’.

Tercatat, sejumlah satir dan kritik yang ia lontarkan pun selalu disisipkan dengan kalimat serupa.

Terinspirasi dari Haris Azhar

Dalam kesempatan yang sama, Pandji sempat menyebut teknik ini terinspirasi dari saran aktivis hak asasi manusia, Haris Azhar.

Pandji mengaku banyak belajar dari Haris, terutama soal cara menyampaikan pandangan politik agar tidak berujung masalah hukum.

“Dia (Haris Azhar) bilang ‘hati-hati Mas Pandji ngomong politik, hati-hati. Nanti kena kasus,’ Saya sudah megang tips,” ungkapnya.

“Tips ini saya pegang pemberian dari Haris Azhar. Kontroversial, saya tahu orang ini,” ujar Pandji.

Menurut Pandji, Haris Azhar pernah memberinya tips agar aman saat membahas isu kontroversial, yakni dengan mengawalinya menggunakan frasa tertentu.

“Jadi Haris Azhar bilang, ‘Pandji kalau Anda mau ngomong sesuatu yang kontroversial, terlebih dahulu buka dulu dengan sebuah pernyataan’, gitu,” tuturnya.

“Kalimat tersebut adalah, ‘menurut keyakinan saya’, kalau Anda ngomong apa pun diawali dengan itu, orang nggak bisa mendebat,” jelas Pandji.

Mengapa Selalu Diulang?

Kalimat sakti yang digunakan Pandji itu disinyalir sebagai benteng perlindungan hukum.

Secara terpisah, eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sempat menyoroti kata-kata Pandji itu yang dianggap bisa lolos dari jeratan hukum.

Ahok menilai, dengan menyebut ‘menurut keyakinan saya’, sebuah pernyataan yang semula bisa dianggap fitnah dapat berubah menjadi opisi subjektif.

Terlebih, opini atau keyakinan pribadi inilah yang dinilainya sangat sulit dipidanakan.

“Kan dia sudah pintar, dia udah pakai disclaimer nih ‘menurut keyakinan saya’, begitu,” kata Ahok dalam siniar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, pada Rabu, 7 Januari 2026.

Kalimat yang Emosional bagi Ahok

Ahok lantas menghubungkan frasa tersebut dengan pengalaman pribadinya saat menjalani proses hukum di masa lalu.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu mengakui kalimat ‘menurut keyakinan saya’ memiliki rasa emosional yang kuat baginya.

“Karena dulu saya di penjara hakimnya mengatakan, ‘ini kan keyakinan orang’, walaupun ada beda-beda,” tutur Ahok.

“Memang salah dia punya keyakinan? Karena keyakinan makanya Anda salah,” sambungnya.

Pengalaman itulah yang membuat Ahok melihat ironi dalam cara Pandji menyampaikan kritik dalam acara ‘Mens Rea’.

Ahok mengaku dirinya merasa penggunaan frasa tersebut, seolah menjadi refleksi dari perjalanan hidupnya sendiri.

“Ah, jadi akhirnya saya begitu dikasih Panji ngomong, kayaknya hukum karma nih,” terang Ahok.

“Saya jadi suka berarti dengan ngomong dengan ngomong keyakinan saya, berarti saya berhak (berbicara),” tandasnya. (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/politik/2572136256/di-balik-show-mens-rea-yang-ditampilkan-pandji-pragiwaksono-ada-kalimat-sakti-yang-punya-sisi-emosional-bagi-ahok

Rekomendasi