Miris, Beras Milik Seorang Nenek yang Masih Tinggal di Tenda Pengungsian di Aceh Tamiang Ini Hilang Dicuri Orang

Retoria.id – Viral di media sosial dugaan pencurian beras dengan korban seorang lansia di Kota Lintang Bawah, Aceh Tamiang.

Hal tersebut terungkap dari unggahan video @berita_aceh_tamiang_official pada Senin, 23 Februari 2026.

“Kasihan nenek pengungsi di Kota Lintang Bawah dimaling,” tulisnya dalam keterangan dalam video.

Beras Hilang di Tenda Pengungsian

Beras yang diduga dicuri itu milik seorang nenek yang masih tinggal dalam tenda pengungsian.

“Bisa-bisanya orang maling di Kota Lintang Bawah ini, diambil berasnya,” ucap perekam video.

Video tersebut lantas menunjukkan tempat beras sebelum hilang diambil oleh orang tak bertanggung jawab.

Beras tersebut diletakkan bersama dengan perlengkapan sembako lainnya, terlihat dua kardus mie instan di pinggir tenda berwarna oren itu

“Hilang berasnya di sini, banyak,” imbuhnya.

Kejadian pencurian tersebut menarik perhatian dari warganet yang prihatin di tengah kondisi pemulihan pascabanjir.

Pasalnya, korban pun masih tinggal di tenda pengungsian, menunjukkan belum ada rumah yang lebih layak untuk bisa ditempati.

Beberapa komentar dari warganet seperti, “Udah banyak kali maling di Tamiang ini, nggak sanggup lagi bilang. Semua lagi susah, tambah susah,” tulis akun @raf********j

“Emang manusia nggak punya hati, udah tau orang lagi kena musibah masih juga dijahatin,” tulis akun @dwt********_

“Kok tega, punya orang tua pun sanggup diambilnya. Yang ambil nggak punya hati,” tulis akun @eka********3

Selain itu, salah satu warganet juga menuliskan bahwa kejadian serupa dialami oleh kerabatnya meski berada di dalam rumah.

“Adek saya di Kuala Simpang juga beras dan minyak, rak-rak piring yang udah dicuci di dalam rumah pun hilang. Emang belum siap, pintunya masih rusak tapi orang lagi kesusahan pun masa diembat juga??” tulis akun @rmh****************g

Update Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengklaim bahwa pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang sudah selesai 885 unit dan telah ditempati.

Jumlah tersebut merupakan huntara yang dibangun oleh sejumlah pihak, seperti dari Danantara, PUPR, Dompet Dhuafa, dan GPCI.

Selain 885 unit huntara, saat ini pembangunan 3.081 unit huntara sedang dikebut agar masyarakat yang masih tinggal di tenda bisa segera beralih ke rumah yang lebih layak. (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/daerah/2572376380/miris-beras-milik-seorang-nenek-yang-masih-tinggal-di-tenda-pengungsian-di-aceh-tamiang-ini-hilang-dicuri-orang

Rekomendasi