Retoria.id
No Result
View All Result
  • Login
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle

    Top 10 TV Shows to Binge Watch During Lockdown

    Working from home is the new normal as we combat the Covid-19

    Your Blonde Hair Needs These Purple Shampoos, For Sure

    The Most Outrageous Kim Khasyian Outfits of All Time

    Fun Things You Should Do for Yourself During Self-Quarantine

    How Do You Find Love When You’re Stuck at Home?

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
PRICING
SUBSCRIBE
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle

    Top 10 TV Shows to Binge Watch During Lockdown

    Working from home is the new normal as we combat the Covid-19

    Your Blonde Hair Needs These Purple Shampoos, For Sure

    The Most Outrageous Kim Khasyian Outfits of All Time

    Fun Things You Should Do for Yourself During Self-Quarantine

    How Do You Find Love When You’re Stuck at Home?

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Retoria.id
No Result
View All Result

Dominasi Pajak dalam APBN 2026, ini Analisa Pengamat

Jurnalis Retoria by Jurnalis Retoria
28 Februari 2026
Reading Time: 2 mins read
0

RELATED POSTS

Berdiri Lebih dari 1.000 Tahun, Begini Teknologi Konstruksi Candi Borobudur Tanpa Semen Perekat

Dianggap Nyeleneh! 8 Barang/Jasa Ini Justru Laris Manis di Marketplace

7 Orang Indonesia Ini Jadi Buronan Internasional

Retoria.id – Realisasi pendapatan negara pada Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun atau 5,5 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp3.153,6 triliun. Angka ini tumbuh 9,8 persen dibandingkan Januari 2025 yang sebesar Rp157,4 triliun.

Secara nominal, capaian tersebut memberi fondasi awal yang relatif solid bagi kinerja fiskal tahun ini. Namun jika ditelusuri lebih dalam, struktur pertumbuhannya memperlihatkan ketimpangan yang perlu dicermati secara hati-hati.

Pengamat ekonomi Noviardi Ferzi menilai kenaikan pendapatan negara pada awal tahun ini sangat didominasi oleh kinerja pajak. Dari total penerimaan, Rp116,2 triliun atau 67,3 persen bersumber dari pajak dengan pertumbuhan signifikan 30,7 persen secara year-on-year.

Lonjakan terutama berasal dari PPN dan PPnBM yang mencapai Rp45,3 triliun atau tumbuh 83,9 persen secara neto, serta PPh Badan sebesar Rp5,7 triliun yang naik 37 persen.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut mencerminkan dua faktor utama, yakni konsumsi domestik yang masih terjaga dan efektivitas reformasi administrasi perpajakan yang mulai menunjukkan hasil.

Baca Juga: Melihat Kinerja APBN 2025: Defisit Rp321,6 Triliun dan Surplus Keseimbangan Primer

“Ini sinyal kuat bahwa mesin pajak bekerja lebih optimal. Jika konsisten, target pajak tahunan berpotensi terlampaui,” ujarnya, merujuk pada proyeksi penerimaan pajak yang bisa mencapai Rp2.409 triliun atau melampaui target Rp2.357 triliun dalam APBN.

Namun dominasi pajak sekaligus menjadi peringatan struktural. Komponen penerimaan lain justru melemah. Bea dan cukai tercatat Rp22,6 triliun atau turun 14 persen dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hanya Rp33,9 triliun dan terkontraksi 20,4 persen, dipicu oleh penurunan PNBP sektor migas sebesar 25,2 persen serta anjloknya pendapatan kekayaan negara hingga hampir 100 persen.

Secara struktural, kondisi ini menunjukkan ketergantungan fiskal yang semakin besar pada pajak, sementara sumber penerimaan berbasis komoditas dan dividen negara mengalami tekanan.

Noviardi mengingatkan bahwa struktur seperti ini membuat ruang fiskal sensitif terhadap perlambatan konsumsi domestik maupun gejolak eksternal.

“Ketika komoditas melemah dan PNBP turun, satu-satunya penopang adalah pajak. Jika terjadi perlambatan ekonomi, risiko pelebaran defisit akan semakin terbuka,” tegasnya, Senin 23 Februari 2026.

Di sisi lain, belanja negara pada Januari sudah mencapai Rp227,2 triliun sehingga defisit tercatat Rp54,6 triliun. Secara musiman, defisit awal tahun masih dalam koridor wajar, tetapi keberlanjutannya sangat bergantung pada konsistensi penerimaan di bulan-bulan berikutnya.

Noviardi memperkirakan kumulatif Januari–Februari berpotensi mendekati Rp347 triliun atau sekitar 11 persen dari target tahunan, dengan asumsi tren pajak tetap terjaga.

Ia menekankan bahwa optimisme fiskal awal tahun harus diimbangi dengan kehati-hatian dalam pengelolaan belanja dan upaya diversifikasi sumber penerimaan.

“Dominasi pajak memang memberi sinyal kuat, tetapi tanpa penguatan struktur PNBP dan stabilisasi sumber non-pajak, fondasi fiskal belum sepenuhnya kokoh,” pungkasnya.(*)

Sumber: https://www.retoria.id/nasional/2572401768/dominasi-pajak-dalam-apbn-2026-ini-analisa-pengamat

Tags: APBNAPBN (Anggaran  Pendapatan Belanja Nengara)ekonomiEkonomi Indonesia
Jurnalis Retoria

Jurnalis Retoria

Next Post

Menu Ramadan Diprotes, Dapur MBG di Pekalongan Konsisten Sajikan Roti, Ayam, Tahu Tempe dan Pisang

Momen Prabowo Buka Puasa Bersama Presiden MBZ , Disuguhi Sajian Khas Timur Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Jangan Diabaikan, Ini Solusi Mengatasi Mesin Mobil Ngelitik Saat Digas
  • Penyebab Ilmiah Fenomena Api Biru Kawah Ijen yang Menakjubkan
  • 9 Penyebab AC Mobil Tiba-Tiba Tidak Dingin, Jangan Langsung Isi Freon
  • Fakta Unik Sistem Kekerabatan Matrilineal Suku Minangkabau yang Mendunia
  • Syarat Pasang Instalasi Charger Mobil Listrik Dirumah yang Wajib Dipahami

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Pos-pos Terbaru

  • Jangan Diabaikan, Ini Solusi Mengatasi Mesin Mobil Ngelitik Saat Digas
  • Penyebab Ilmiah Fenomena Api Biru Kawah Ijen yang Menakjubkan
  • 9 Penyebab AC Mobil Tiba-Tiba Tidak Dingin, Jangan Langsung Isi Freon

Kategori

  • Business
  • Culture
  • Daerah
  • Economy
  • Gaya Hidup
  • Health
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opinion
  • Otomotif
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Resensi
  • Sains
  • Sejarah
  • Suara Retor
  • Tech
  • Travel
  • Trivium
  • Wisata
  • World
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In