• Advertise
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
Retoria.id
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Retoria.id
No Result
View All Result

Jangan Diabaikan, Ini Solusi Mengatasi Mesin Mobil Ngelitik Saat Digas

Siti Zulaikha by Siti Zulaikha
11 Juni 2026
in Otomotif
0
solusi mengatasi mesin mobil ngelitik saat digas

Retoria.id – Mesin ngelitik (engine knocking) adalah kondisi yang harus dipahami dan dikenali oleh setiap pemilik mobil. Kenapa? Karena itulah cara mobil kamu berkomunikasi kalau ada sesuatu yang nggak beres pada pembakaran mesin. Nah, kalau kamu nggak segera mencari solusi mengatasi mesin mobil ngelitik saat digas, blok mesin bisa rusak parah.

Awalnya, suara ngelitik mungkin nggak terlalu mengganggu dan nggak berbahaya. Tapi, seringkali itu adalah tanda awal dari kerusakan yang lebih ‘ngrepotin’ (dan mahal) untuk diperbaiki. Pengen tahu apa penyebab engine knocking dan solusinya? Baca terus artikel ini!

Apa itu Engine Knocking dan Bagaimana Suaranya?

Engine knocking adalah kondisi ketika proses pembakaran di dalam silinder mesin tidak terjadi secara normal. Normalnya, campuran udara dan bahan bakar dibakar oleh busi pada waktu yang tepat untuk menghasilkan tenaga.

Nah, kalau terjadi knocking, pembakaran bisa terjadi terlalu cepat atau tidak terkontrol sehingga menimbulkan bunyi ketukan. Bunyinya kadang kayak gemuruh, gemerincing logam (pinging), tik-tik-tik yang cepat, atau suara tok-tok-tok yang berat saat digas.

Apa Saja Penyebab Engine Knocking?

Ada beberapa alasan kenapa mobil kamu bisa mengeluarkan suara yang mengganggu ini, yaitu:

1. Oktan Bahan Bakar Rendah

Salah satu faktor penyebab paling sering adalah bahan bakarnya beroktan rendah atau nggak sesuai sama rekomendasi pabrikan. Padahal, oktan berfungsi menahan bahan bakar agar tidak terbakar sebelum waktunya saat dikompresi di dalam mesin. Kalau oktannya terlalu rendah, pembakaran bisa terjadi lebih cepat dari yang seharusnya dan menimbulkan suara ngelitik.

2. Busi Rusak

Meski jarang kelihatan, peran busi sangatlah penting untuk kendaraan, terutama dalam proses pengapian. Kalau kondisinya udah kotor atau bahkan rusak, maka percikan api yang dihasilkan bisa tidak optimal. Akibatnya, pembakaran di ruang mesin pun jadi nggak sempurna dan memicu bunyi ngelitik.

3. Tekanan Oli Rendah

Cairan ini juga berfungsi melindungi komponen mesin mobilmu dari gesekan berlebih. Nah, kalau volume olinya kurang atau tekanannya terlalu rendah, beberapa komponen logam di mesin mobil bisa kekurangan pelumasan. Karena nggak cukup terlumasi, gesekan berlebih kemudian menyebabkan mesin mobilmu mengeluarkan suara-suara aneh, alias knocking.

4. Bantalan Mesin Aus

Bantalan ini memfasilitasi pergerakan piston yang lancar saat bergerak naik turun di dalam mesin, memutar poros engkol yang mentransfer daya ke roda. Kalau umur pemakaiannya udah lebih dari 5 tahun atau mencapai 60.000 km jarak tempuh, komponen ini berisiko rusak atau bergeser dari posisinya. Inilah yang kemudian menimbulkan suara berderak (knocking).

4 Solusi Mengatasi Mesin Mobil Ngelitik Saat Digas

Setelah tahu apa itu mesin ngelitik dan penyebabnya, yuk kita bahas cara mengatasinya:

1. Gunakan Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Kalau sudah tahu bahwa mesin mobilmu termasuk yang berperforma tinngi dan angka oktan yang direkomendasikan juga tinggi, maka isilah dengan bahan bakar premium yang angka oktannya sesuai. Jangan hanya karena harganya di SPBU lebih murah, kamu lebih memilih bensin beroktan rendah. Yang ada, mesin justru bisa lebih rentan mengalami kerusakan.

Pertimbangkan juga untuk menambahkan injector cleaner, minimal setiap 5.000 km. Cairan aditif ini bisa bantu menghilangkan penumpukan karbon dan meningkatkan efisiensi pembakaran.

2. Ganti Oli dan Filter

Oli dan filter yang sudah lama dan kotor bisa menyebabkan komponen mesin saling menempel. Jadi, kalau masalahnya ada pada oli, segera ganti yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan setiap 5.000 – 10.000 km atau minimal setiap 6 bulan sekali.

3. Periksa atau Ganti Busi

Solusi mengatasi mesin mobil ngelitik saat digas selanjutnya adalah ganti busi. Selain membantu menghilangkan gejala ngelitik, penggantian busi juga bisa membuat tarikan mesin terasa lebih responsif dan konsumsi bahan bakar tetap efisien.

Kalau mobilmu pakai busi standar (nikel), ganti minimal tiap 2 tahun sekali atau ketika jarak tempuhnya sudah 20.000 – 30.000 km. buat kamu yang pakai busi platinum atau iridium, ganti setiap 80.000 – 100.000 km.

4. Ganti Knock Sensor

Fungsi dari komponen ini adalah untuk mendeteksi gejala knocking di dalam mesin dan mengirimkan informasi itu ke Engine Control Unit (ECU) biar waktu pengapiannya bisa disesuaikan. Kalau sensor ini rusak, knocking pun nggak bisa terdeteksi.

Nah masalahnya, letak knock sensor ini biasanya agak nyempil dan pemeriksaannya butuh alat diagnostik khusus di bengkel. Jadi, kalau memang knock sensor yang rusak jadi penyebabnya, sebaiknya bawa mobilmu ke bengkel untuk dicek.

Beberapa solusi mengatasi mesin mobil ngelitik saat digas di atas memang bisa dilakukan sendiri. Tapi, kalau kamu nggak mampu mendiagnosis penyebabnya sendiri, jangan ragu untuk minta bantuan profesional, ya

Tags: solusi mengatasi mesin mobil ngelitik saat digas
Previous Post

Penyebab Ilmiah Fenomena Api Biru Kawah Ijen yang Menakjubkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.