Apakah kita semua mainan? Ulasan singkat Buku Phishing for Phools: The Economics of Manipulation and Deception

Retoria.id – George Akerlof dan Robert Shiller keduanya adalah peraih Hadiah Nobel Ekonomi. Dalam buku mereka Phishing for Phools: The Economics of Manipulation and Deception, mereka berpendapat bahwa persoalan dalam sistem pasar bebas bukanlah karena terlalu banyak manusia berwatak jahat.

Namun, tekanan kompetisi di pasar mendorong para kapitalis untuk menggunakan tipu daya dalam mengendalikan perilaku orang lain. Sambil tetap memuji sistem pasar bebas, mereka mengingatkan bahwa jika orang lengah, mereka akan tertipu.

Baca Juga: Teori Nudge: Bagaimana Kita Bisa Membuat Keputusan yang Lebih Baik?

James Carville, penasihat kampanye Bill Clinton pada pemilu 1992, pernah mengucapkan kalimat terkenal  “Bodoh, masalahnya adalah ekonomi.” Dengan pernyataan itu, ia ingin menyoroti banyaknya masalah ekonomi dan krisis finansial pada masa kepresidenan George Bush senior.

Namun kini, makna kalimat Carville dipahami secara lebih luas, banyak masalah kita bersumber dari sifat dasar sistem ekonomi itu sendiri.

Jika benar seperti yang diajarkan teori-teori ekonomi, bahwa para pelaku bisnis membuat keputusan dalam sistem yang sepenuhnya egois dan berpusat pada kepentingan diri, maka sistem pasar bebas pada prinsipnya akan mengarah pada penipuan, manipulasi, dan pengendalian perilaku.

Persoalannya bukanlah banyaknya orang jahat. Kebanyakan orang mengikuti aturan main, hanya berusaha mencari kesejahteraan. Tetapi tekanan kompetisi memaksa para pedagang dan pelaku ekonomi untuk menggunakan tipu daya dalam mengendalikan perilaku orang lain di pasar bebas.

Akibatnya, kita terpaksa membeli produk yang sebenarnya tidak kita butuhkan, atau bekerja dalam pekerjaan yang tidak memberi kita kebahagiaan. Pada akhirnya, kita kehilangan arah hidup.

George Akerlof dan Robert Shiller, dalam buku menulis buku tersebut dengan sikap tetap menghargai sistem pasar bebas; namun tujuan mereka adalah memberi peringatan bagaimana cara bertahan di dalam sistem ini.

Sistem ekonomi ini penuh jebakan, dan semua orang harus menyadarinya. Kita semua perlu tahu cara hidup dalam sistem seperti ini agar martabat kita tetap terjaga, dan meskipun terdapat banyak masalah di dalamnya, kita tetap memiliki motivasi untuk melanjutkan hidup.

Buku ini ditulis untuk konsumen, agar mereka waspada terhadap berbagai tipu daya yang mengepung mereka. Buku ini juga ditujukan bagi para pedagang yang lelah dengan permainan sistem yang serba kompetitif, merasa terjebak dalam determinisme ekonomi.

Sasaran lain adalah para pejabat pemerintah yang terus-menerus berusaha membuat aturan dan berbagai kebijakan, meskipun sering gagal.

Selain itu, buku ini juga bermanfaat bagi relawan, filantropis, pemimpin spiritual, dan siapa pun yang ingin memperbaiki martabat manusia di dunia hari ini.

Kedua penulisnya juga memproyeksikan bukunya untuk generasi muda yang memikirkan masa depannya dan mencari makna hidup dalam pekerjaan kelak.

Semua kalangan itu akan mendapat manfaat dari mempelajari detail aturan tipu daya. Aturan ini menunjukkan bagaimana kekuatan ekonomi dalam pasar bisa menipu dan mengendalikan perilaku jika kita lengah.

Lebih dari itu, kita semua membutuhkan teladan—mereka yang menjaga harga diri dan martabat pribadi, bukan sekadar mencari keuntungan, dan berhasil meminimalkan peran tipu daya dalam ekonomi. “Kisah-kisah semacam itu kami ceritakan dalam buku ini,” Tulis Mereka. (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/resensi/2571580276/apakah-kita-semua-mainan-ulasan-singkat-buku-phishing-for-phools-the-economics-of-manipulation-and-deception

Rekomendasi