Interpretasi Komunis Tan Malaka atas Sejarah Islam di Indonesia
Dalam Aksi Massa (1926), Tan Malaka menafsir sejarah Islam di Indonesia lewat lensa Marxist-Komunis: agama sebagai produk politik dan ekonom
Dalam Aksi Massa (1926), Tan Malaka menafsir sejarah Islam di Indonesia lewat lensa Marxist-Komunis: agama sebagai produk politik dan ekonom
Analisis ini menelusuri kemiripan mencolok antara karya Tan Malaka Parlemen atau Soviet? dan tulisan Bukharin Soviets or Parliament.
Analisis ini menelusuri kemiripan mencolok antara karya Tan Malaka Parlemen atau Soviet? dan tulisan Bukharin Soviets or Parliament.
Analisis ini menelusuri kemiripan mencolok antara karya Tan Malaka Parlemen atau Soviet? dan tulisan Bukharin Soviets or Parliament.
Ibn Sina merombak logika Aristoteles dari sembilan bagian menjadi dua bagian-enam cabang, warisan segar hingga era modern.
Ibn Sina merombak logika Aristoteles dari sembilan bagian menjadi dua bagian-enam cabang, warisan segar hingga era modern.