5 Hal yang Ingin James Cameron Kamu Ketahui tentang Avatar: Fire and Ash

Retoria.id – James Cameron telah memiliki tiga film terlaris sepanjang sejarah box office, dan akhir tahun ini ia mengincar yang keempat. Avatar: Fire and Ash, sekuel yang sangat dinantikan dari Avatar (2009) dan Avatar: The Way of Water (2022).

Bagi para penonton Indonesia, Avatar bukan sekadar tontonan layar lebar, melainkan pengalaman sinematik yang selalu mengundang kekaguman sekaligus perenungan.

Dari keindahan Pandora hingga luka yang dialami keluarga Sully, semesta Avatar kerap menyentuh isu yang akrab dengan kita: hubungan manusia dengan alam, kehilangan orang tercinta, serta perjuangan mempertahankan rumah dan keluarga.

Baca Juga: Avatar 3 Resmi Dirilis: James Cameron Janjikan Akan Pecahkan Semua Rekor Film Sebelumnya!

Menjelang rilis Avatar: Fire and Ash pada akhir tahun Desember 2025, James Cameron berbincang dengan media IGN untuk membahas apa yang bisa diharapkan penggemar dari film terbaru waralaba Avatar ini.

Berikut lima hal penting tentang Avatar: Fire and Ash langsung dari sang “Raja Na’vi”, James Cameron.

1. Anda Tidak Wajib Menonton Ulang The Way of Water, tapi Sebaiknya Iya

Disney dan 20th Century Studios kembali menayangkan Avatar: The Way of Water di bioskop agar penonton bisa merasakan film ini di layar terbesar. Meski begitu, Cameron menegaskan bahwa menonton ulang film sebelumnya bukanlah “pekerjaan rumah”.

“Anggap saja ini sebuah perjalanan,” ujar Cameron. “Semua karakter di The Way of Water akan berlanjut ke Fire and Ash. Akan ada sejumlah karakter baru, salah satunya Varang (Oona Chaplin) dari klan Ash yang sangat penting. Anda tidak perlu menonton The Way of Water untuk menikmati Fire and Ash. Film ini berdiri sendiri. Namun, bagi penggemar, ini pemanasan yang bagus untuk kembali masuk ke dunia dan karakter-karakternya.”

2. Ikatan Keluarga Sully Akan “Terkoyak” di Fire and Ash

The Way of Water menampilkan duka mendalam Jake Sully (Sam Worthington) dan Neytiri (Zoe Saldaña) setelah kematian putra sulung mereka, Neteyam. Cameron mengatakan bahwa kehilangan ini akan mendorong sebagian besar konflik di film baru.

“Peristiwa yang dialami keluarga Sully, cara mereka berinteraksi, saling terikat, dan saling menopang akan menjadi elemen krusial,” kata Cameron. “Namun, ikatan-ikatan itu akan diuji dan terkoyak. Neytiri terpisah dari Jake, Jake terpisah dari anak-anaknya. Semua yang terjadi di The Way of Water membentuk psikologi dan emosi para karakter di Fire and Ash.”

Cameron menyebut adegan kematian Neteyam sebagai salah satu favoritnya, meski sangat menyakitkan.

“Itu adegan yang kami semua takuti,” ujarnya. “Jeritan Neytiri yang memilukan berlawanan dengan ketegaran Jake yang tak tahu bagaimana cara berduka. Adegan ini menunjukkan bahwa Avatar bukan hanya tentang aksi dan visual megah, tapi juga tentang rentang emosi keindahan, ketakutan, kekacauan, dan kepedihan yang sangat manusiawi.”

3. Asal-usul Kiri Akan Terjawab dan Sekaligus Memperdalam Misteri

Dalam The Way of Water, Kiri (Sigourney Weaver), anak angkat Jake dan Neytiri, memiliki asal-usul yang misterius. Ia diketahui sebagai anak biologis Avatar milik Grace Augustine, namun selebihnya masih menjadi teka-teki.

“Ya, jawabannya akan diberikan,” kata Cameron. “Di akhir The Way of Water, Kiri adalah satu-satunya pertanyaan yang belum terjawab. Di Fire and Ash, Anda akan mendapatkan banyak jawaban, tapi juga misteri yang lebih dalam. Kisah Kiri akan menjadi benang merah sepanjang saga Avatar, dan di film ini perannya jauh lebih sentral terhadap hasil akhir cerita.”

4. The Way of Water dan Fire and Ash Membentuk Satu Cerita Utuh

Meski penggemar sudah menantikan sekuel berikutnya, Cameron menegaskan bahwa The Way of Water dan Fire and Ash dirancang sebagai satu kesatuan cerita yang lengkap.

“Kedua film ini membentuk satu lengkungan cerita yang utuh,” jelasnya. “Bagi saya, film-film ini tentang terang dan gelap yang ada dalam diri manusia. Bukan soal manusia versus Na’vi. Na’vi mewakili sisi terbaik kita, sementara manusia dalam cerita mencerminkan sisi serakah dan kurang empati. Tema itu terlihat di The Way of Water dan akan kembali muncul di Fire and Ash.”

5. Avatar 4 dan Avatar 5 Belum Pasti

Meski Avatar 4 direncanakan rilis pada 2029 dan Avatar 5 pada 2031, Cameron menegaskan bahwa keduanya belum dijamin akan diproduksi.

“Jika kita sampai ke film keempat jika,” tegas Cameron. “Semuanya bergantung pada kesuksesan Fire and Ash. Film keempat dan kelima adalah cerita mereka sendiri, dan akan dibuat hanya jika film ini berhasil.”

Cameron juga mengungkap adegan favoritnya: momen ketika Lo’ak menyentuh sirip Payakan pada Avatar: The Way Of Water. 

“Itu membentuk komposisi visual yang indah dan secara simbolis mewakili film ini,” katanya. “Sosok yang tampak manusia menyentuh makhluk agung yang mewakili alam. Itulah inti dari Avatar.” (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/resensi/2572061935/5-hal-yang-ingin-james-cameron-kamu-ketahui-tentang-avatar-fire-and-ash

Rekomendasi