Ibn Hazm dan Pencariannya atas Mantiq Alternatif
Pemikiran logika Ibn Hazm menekankan akal, pancaindra, dan intuisi sebagai jalan menemukan kebenaran serta penerapannya dalam syariat Islam.
Pemikiran logika Ibn Hazm menekankan akal, pancaindra, dan intuisi sebagai jalan menemukan kebenaran serta penerapannya dalam syariat Islam.
Ibn Sina merombak logika Aristoteles dari sembilan bagian menjadi dua bagian-enam cabang, warisan segar hingga era modern.
Ibn Sina merombak logika Aristoteles dari sembilan bagian menjadi dua bagian-enam cabang, warisan segar hingga era modern.
Ibn Sina merombak logika Aristoteles dari sembilan bagian menjadi dua bagian-enam cabang, warisan segar hingga era modern.
Allah itu Maha Esa tapi mengapa kadang Allah disebut ghafir, di bagian lain disebut ghafur, dan pada ayat lain lagi disebut ghaffar.
Artikel ini mengulas kritik terhadap kalam klasik, logika Aristotelian, dan perbedaan kontrari serta kontradiktori.