Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, meminta para pemainnya tampil ekstra mengingat lawan yang dihadapi berstatus tim papan atas. Ia menilai laga melawan Prancis adalah peluang sekaligus tantangan besar bagi timnya untuk menunjukkan performa terbaik sepanjang turnamen.
“Saat melawan tim-tim papan atas, Anda harus menjaga keseimbangan yang tepat, dan kami ingin memainkan pertandingan terbaik yang pernah kami mainkan,” kata Potter dalam konferensi pers.
Meski di atas kertas Swedia kalah unggul, Potter mengaku tetap optimistis. Ia ingin para pemainnya memanfaatkan atmosfer fase gugur Piala Dunia yang berbeda dari laga internasional biasa, sembari memastikan skuadnya memahami betul tantangan menghadapi tim sekuat Prancis.
Prancis melaju ke babak 32 besar usai menjadi juara Grup I dengan raihan sempurna sembilan poin, setelah mengalahkan Senegal, Irak, dan Norwegia tanpa kebobolan banyak gol. Kemenangan 4-1 atas Norwegia pada laga terakhir fase grup, lengkap dengan trigol Ousmane Dembele, membuktikan bahwa ancaman lini depan Les Bleus tidak hanya bertumpu pada Kylian Mbappe.
Sebaliknya, Swedia lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik dengan perjalanan yang jauh dari kata meyakinkan. Tim asuhan Graham Potter hanya mengoleksi empat poin dari tiga laga, sempat dipermalukan Belanda 1-5, dan mencatatkan tujuh gol berbanding tujuh kebobolan yang menggambarkan inkonsistensi lini pertahanan mereka.
Prancis berpeluang kembali diperkuat William Saliba yang sempat diistirahatkan saat melawan Norwegia karena masalah punggung, sehingga ia diprediksi mendampingi Dayot Upamecano di jantung pertahanan. Di lini tengah, Aurelien Tchouameni dan Adrien Rabiot diperkirakan tetap menjadi andalan Deschamps, sementara Mbappe akan ditopang Michael Olise, Ousmane Dembele, dan Desire Doue di lini depan.
Swedia masih akan mengandalkan trio Anthony Elanga, Alexander Isak, dan Viktor Gyokeres untuk membongkar pertahanan Prancis, dengan kecepatan Elanga berpotensi menjadi senjata utama dalam skema serangan balik. Cedera yang dialami Isak Hien membuat lini belakang Swedia harus melakukan penyesuaian, dengan Victor Lindelof berpeluang ditarik ke jantung pertahanan dan Lucas Bergvall mengisi lini tengah bersama Yasin Ayari.
Berikut adalah prediksi susunan pemain pertandingan Prancis vs Swedia:
Prancis (4-2-3-1): Maignan; Kounde, Upamecano, Saliba, Hernandez; Tchouameni, Rabiot; Olise, Dembele, Doue; Mbappe.
Pelatih: Didier Deschamps.
Swedia (3-4-3): Zetterstrom; Lagerbielke, Lindelof, Gudmundsson; Bernhardsson, Bergvall, Ayari, Stroud; Elanga, Gyokeres, Isak.
Pelatih: Graham Potter.