Ali Khamenei: Jika Amerika Memulai Perang, Kali Ini Akan Berskala Regional

Retoria.id – Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, menanggapi kemungkinan terjadinya perang dengan Amerika Serikat dengan menyatakan bahwa jika Washington melakukan aksi militer terhadap Republik Islam, konflik tersebut tidak akan terbatas, melainkan berskala regional.

Khamenei menyampaikan pernyataan itu pada 31 Januari 2026 , dalam pidatonya di Husseiniyah Khomeini. Ia mengatakan,

“Pembicaraan tentang perang, pesawat, dan kapal induk bukanlah hal baru. Orang-orang Amerika harus tahu, jika mereka memulai perang, kali ini perang itu akan berskala regional.”

Ia menambahkan bahwa ancaman serupa telah berulang kali disampaikan Amerika Serikat di masa lalu.

“Di masa lalu juga orang-orang Amerika berkali-kali mengancam dalam pernyataan mereka dan mengatakan bahwa semua opsi ada di atas meja, termasuk opsi perang.”

Merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai kehadiran kapal-kapal perang AS di kawasan, Khamenei menegaskan, “Masyarakat Iran tidak akan terpengaruh oleh ancaman-ancaman ini.”

Baca Juga: Ketua Parlemen Iran: Angkatan Bersenjata Negara-Negara Eropa Dianggap sebagai Kelompok Teroris

Opsi Militer Amerika dan Ketegangan Kawasan

Sebelumnya, pada 28 Januari, New York Times melaporkan bahwa Trump dalam beberapa hari terakhir telah memiliki serangkaian opsi militer yang lebih luas terhadap pemerintahan Iran.

Opsi-opsi tersebut disebut melampaui rencana yang sebelumnya dipertimbangkan di tengah gelombang protes nasional di Iran.

Menurut sejumlah pejabat Amerika, skenario tersebut mencakup langkah-langkah mulai dari memberikan kerusakan lebih besar terhadap fasilitas nuklir dan rudal Iran hingga melemahkan atau bahkan menyingkirkan pemimpin Republik Islam.

“Kami Bukan Pihak yang Memulai”

Dalam bagian lain pidatonya, Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak berniat memulai konflik, namun akan merespons setiap serangan.

“Kami bukan pihak yang memulai dan tidak ingin menyerang negara mana pun, tetapi bangsa Iran akan memberikan pukulan keras kepada siapa pun yang menyerang dan menyakiti.”

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah laporan Radio Nasional Israel pada 31 Januari yang menyebutkan bahwa negara-negara kawasan Teluk, terutama Arab Saudi, tengah bersiap secara serius menghadapi kemungkinan serangan militer Amerika terhadap Iran.

Negara-negara tersebut juga disebut telah menyampaikan peringatan-peringatan penting kepada Republik Islam.

Seorang pejabat dari keluarga kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa negaranya dan negara-negara Teluk lainnya tidak berniat terlibat dalam konflik tersebut.

Namun, ia menekankan bahwa peringatan yang disampaikan kepada Teheran berkaitan dengan potensi serangan besar dan bermakna dari Iran dan kelompok-kelompok proksinya terhadap negara-negara kawasan, bukan serangan terbatas seperti yang pernah terjadi terhadap pangkalan Amerika Serikat Al-Udeid di Qatar.

Serangan sebelumnya terhadap pangkalan tersebut ia sebut sebagai sebuah “pertunjukan”.

Republik Islam sebelumnya melancarkan serangan ke pangkalan Al-Udeid di Qatar setelah Amerika Serikat menyerang fasilitas nuklir Isfahan, Fordow, dan Natanz dalam perang 12 hari.

Serangan rudal itu, yang terjadi pada bulan juni, dilaporkan hanya menyebabkan kerusakan kecil pada peralatan dan struktur pangkalan. (*)

Sumber: https://www.retoria.id/internasional/2572255812/ali-khamenei-jika-amerika-memulai-perang-kali-ini-akan-berskala-regional

Rekomendasi