Retoria.id – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan bahwa London akan melibatkan para ahli dari Ukraina untuk membantu menggagalkan serangan drone Iran jenis Shahed di negara-negara kawasan Teluk Persia.
Dalam pernyataannya, Starmer menegaskan bahwa Inggris, bersama para ahlinya sendiri, berencana memanfaatkan keahlian pakar Ukraina guna membantu mitra-mitranya di kawasan Teluk dalam mengambil langkah-langkah efektif menghadapi ancaman drone Iran.
Baca Juga: Apakah Iran Benar-Benar Kecolongan, atau Kita yang Salah Membaca Perang?
Pada saat yang sama, pemerintah Inggris disebut telah mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan-pangkalan militernya dalam operasi terhadap Iran.
Namun demikian, Inggris menegaskan bahwa mereka tidak akan terlibat secara langsung dalam serangan militer tersebut.
Langkah ini, menurut pernyataan resmi, diambil dengan tujuan memperkuat keamanan kawasan serta meningkatkan kerja sama internasional. (*)