Retoria.id – Gelombang demonstrasi yang melonjak menjadi kerusuhan di beberapa kota besar di Indonesia telah memicu perhatian dunia internasional. Sejumlah negara merespons situasi ini dengan mengeluarkan peringatan keamanan kepada warganya yang berada atau berencana berkunjung ke Tanah Air.
Berbagai pemerintah asing telah mengimbau kewaspadaan untuk warganya, terutama menghindari lokasi demonstrasi dan selalu memantau perkembangan melalui media lokal serta mengikuti instruksi otoritas setempat:
1. Amerika Serikat
Kedutaan AS di Jakarta secara aktif mengeluarkan peringatan sehingga warganya menghindari lokasi demonstrasi, terutama yang berada dekat markas Brimob. Ia juga memberikan informasi terkait penutupan jalan tol dan antisipasi keterlambatan menuju bandara.
Pemerintah AS secara resmi memasang travel advisory Level 2 (“Exercise Increased Caution”) menyusul risiko terorisme dan bencana alam di Indonesia.
2. Kanada
Menyusul AS, Kanada memperbarui saran perjalanan resmi, mendorong kewaspadaan tinggi dan meminta warganya menjauhi lokasi kerumunan.
Baca Juga: Pemerintah Tegaskan: Penutupan TikTok Live Bukan Atas Permintaan Pemerintah
3. Australia
Melalui situs Smartraveller, Australia menerbitkan advisory Level 2 dan mengimbau warganya untuk menghindari daerah rawan demonstrasi dan memantau media lokal.
4. Inggris (UK)
Pemerintah Inggris memperbarui travel warning-nya pada 29 Agustus agar warganya menjauhi unjuk rasa yang sedang terjadi.
5. Taiwan
Lewat Taipei Economic and Trade Office di Jakarta, Taiwan mengimbau warganya menghindari lokasi demonstrasi dan situasi berisiko tinggi.
6. Jepang, Prancis, Singapura, Malaysia, Filipina
Kelima negara ini telah mengeluarkan imbauan serupa—menyuruh warganya menjauhi kerumunan, mengikuti perkembangan berita lokal, dan menghindari lokasi demonstrasi:
7. Kanada dan lainnya
Selain Kanada, laporan menyebut setidaknya delapan negara—termasuk Amerika Serikat, Inggris, Australia, Malaysia, Singapura, Prancis, Jepang, dan Kanada—telah atau sedang mendesak warganya untuk lebih berhati-hati atau menunda perjalanan ke Indonesia.