Prabowo Hadiri Parade Militer 80 Tahun Kemenangan Tiongkok: Diplomasi di Tengah Gejolak Dalam Negeri

 

Retoria.id – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menghadiri parade militer mewah di Tiananmen Square, Beijing dalam rangka memperingati 80 tahun kemenangan Tiongkok atas Agresi Jepang dan Perang Dunia II. Kehadiran ini merupakan respons atas undangan resmi Presiden Xi Jinping dan menjadi sorotan, terutama karena terjadi saat situasi dalam negeri tengah memanas.

Awalnya keberangkatan Prabowo sempat ditunda oleh pemerintah karena demonstrasi besar di Indonesia. Namun pemerintah Tiongkok menyampaikan permintaan khusus agar Presiden hadir, yang akhirnya mendorong keputusan untuk tetap bertolak ke Beijing pada Selasa malam, 2 September 2025.

Setibanya di Beijing pagi harinya, Prabowo disambut langsung oleh Xi Jinping dan langsung mengikuti rangkaian acara parade dengan durasi singkat dan direncanakan kembali ke Indonesia pada malam yang sama.

Baca Juga: Vietnam Bagikan Uang Tunai untuk 100 Juta Rakyat, Rayakan HUT ke-80 dengan Cara Tak Biasa

Dalam parade tersebut, Presiden Prabowo tampak duduk dan berdiri di barisan depan bersama Xi Jinping, Vladimir Putin, dan Kim Jong-un simbol diplomasi erat dalam forum militer global.

Rangkaian parade militer ini juga menjadi momentum memperlihatkan kekuatan militer Tiongkok dengan unjuk teknologi seperti rudal hipersonik, drone, dan sistem triad nuklir sekaligus sinyal diplomasi non-Barat yang semakin solid.

Menurut analis, langkah Prabowo mencerminkan pendekatan diplomasi bebas dan pragmatis, di mana Indonesia menjaga hubungan baik dengan semua pihak tanpa terjebak dalam rivalitas superpower. Kehadirannya juga sekaligus menegaskan posisi strategis Indonesia di panggung global.

Meski begitu, kritik muncul terkait timing kunjungan di tengah kebakaran demonstrasi dalam negeri. Namun pemerintah menegaskan bahwa kondisi keamanan telah stabil kembali sehingga perjalanan dilanjutkan.

 Kehadiran Presiden Prabowo di parade militer ke-80 Tiongkok bukan sekadar simbol formal melainkan perwujudan diplomasi yang cermat di tengah dinamika domestik. Momen ini mempertegas independensi kebijakan luar negeri Indonesia, sekaligus memperkuat kerja sama strategis di Asia.

 

Sumber: https://www.retoria.id/internasional/2571543119/prabowo-hadiri-parade-militer-80-tahun-kemenangan-tiongkok-diplomasi-di-tengah-gejolak-dalam-negeri

Rekomendasi