Iran Ubah Taktik Perang: Dari Serangan Besar ke ‘Serangan Kecil’ demi Hemat Sumber Daya

Retoria.id – Menurut laporan Financial Times, Iran telah mengubah pendekatan militernya dengan mengurangi intensitas serangan rudal dalam skala besar dan beralih ke penggunaan senjata yang lebih hemat.

Kini, Teheran lebih menekankan konsep “serangan kecil” dibandingkan serangan masif dan luas. Dalam strategi ini, serangan didistribusikan sepanjang hari guna menjaga tekanan terus-menerus terhadap musuh, mengurangi risiko terdeteksinya peluncur, serta memaksimalkan efisiensi sumber daya yang ada.

Para ahli menyebut bahwa Iran tengah menerapkan “strategi bertahan hidup” dengan berupaya memperpanjang daya tahan cadangan persenjataannya.

Baca Juga: Gelombang ‘No Kings’ Mengglobal: Jutaan Massa Turun ke Jalan Tolak Trump dan Perang Iran

Di sisi lain, Teheran untuk sementara belum menggunakan sistem rudal paling canggih dan berkekuatan tinggi kemungkinan demi menjaga cadangan strategis atau karena tantangan penggunaan di bawah pengawasan intensif.

Selain itu, kemampuan Iran untuk mengisi kembali persediaan juga terbatas. Serangan terhadap gudang dan fasilitas produksi menyebabkan laju penggunaan senjata lebih cepat dibandingkan produksinya.

Para analis memperkirakan Iran masih mampu melanjutkan serangan dalam jangka pendek, namun tidak lagi pada tingkat intensitas seperti sebelumnya.

Secara keseluruhan, strategi “serangan kecil” yang diadopsi Teheran mencerminkan upaya menghemat sumber daya sekaligus menjaga kesinambungan operasi militer secara terkontrol yang pada akhirnya berpotensi semakin memperumit dinamika geopolitik di kawasan. (*)

Sumber: https://www.retoria.id/internasional/2572472426/iran-ubah-taktik-perang-dari-serangan-besar-ke-serangan-kecil-demi-hemat-sumber-daya

Rekomendasi