Gempa Bermagnitudo 7,2 Guncang Kamchatka, Warga Panik Berhamburan ke Jalan

Retoria.id – Gempa bumi bermagnitudo 7,2 mengguncang Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada Jumat pagi (19/9/2025). Guncangan kuat disertai serangkaian gempa susulan membuat warga panik dan memilih keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Menurut laporan Layanan Geofisika Terpadu RAN, gempa terjadi pukul 06.58 waktu setempat dengan pusat gempa berada di daratan, sekitar 93 kilometer dari Petropavlovsk-Kamchatsky, pada kedalaman 123 kilometer. Instrumen mencatat kekuatan gempa terasa hingga 7 skala lokal di sejumlah wilayah.

“Seluruh ruangan tiba-tiba bergetar, sirene mobil meraung. Saya langsung membangunkan anak, buru-buru berpakaian, dan mengambil dokumen.

Kami menunggu di luar bersama hampir semua tetangga sampai keadaan tenang,” tutur Marina, warga Petropavlovsk-Kamchatsky.

Sejumlah warga lain juga merasakan dampak signifikan. Perabotan rumah bergoyang, barang-barang berjatuhan, bahkan hewan peliharaan ikut panik.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegas: Batasi Konsumsi Rokok Boleh, Tapi Jangan Bunuh Industri dan Tenaga Kerja

Di bandara, layar monitor di konter check-in sempat berguncang keras saat gempa berlangsung. Meski begitu, sebagian warga di media sosial berusaha mencairkan suasana dengan menyebut gempa sebagai “alarm pagi alami”—tak ada yang telat berangkat kerja.

Direktur cabang Kamchatka FIC “Layanan Geofisika Terpadu RAN”, Danila Chebrov, menjelaskan bahwa gempa kali ini merupakan aftershock dari gempa besar 30 Juli lalu, yang disebut sebagai yang terkuat dalam 70 tahun terakhir.

“Gempa susulan akan terus terjadi, meski kita tidak bisa memprediksi titik pusatnya. Yang jelas, warga masih akan merasakannya beberapa kali lagi,” ujarnya.

Pemerintah daerah segera melakukan pemeriksaan cepat terhadap bangunan sosial dan perumahan. Gubernur Kamchatka, Vladimir Solodov, memastikan hingga kini tidak ada laporan kerusakan serius.

Meski begitu, peringatan tsunami dikeluarkan untuk pantai timur Kamchatka. Gelombang diperkirakan setinggi 0,5 meter di Nikolskoye dan Ust-Kamchatsk, serta hingga 1,5 meter di Tanjung Mayak dan Tanjung Lopatka.

Di Petropavlovsk, ketinggian diperkirakan tidak lebih dari 0,1 meter. Warga diimbau tidak mendekati garis pantai.

Sejak 13 September lalu, para ilmuwan mencatat setidaknya 62 gempa susulan dengan magnitudo antara 3,5 hingga 7,4.

Sebelumnya, pada 30 Juli dini hari, gempa bermagnitudo besar di kedalaman 32 km dan jarak 161 km dari pantai Kamchatka tercatat sebagai yang paling kuat sejak tahun 1952. (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/internasional/2571591835/gempa-bermagnitudo-72-guncang-kamchatka-warga-panik-berhamburan-ke-jalan

Rekomendasi