Houthi Resmi Masuk Konflik, Luncurkan Serangan ke Israel dan Ancam Tutup Selat Strategis Dunia

Retoria.id – Situasi di kawasan semakin memanas: kelompok Houthi di Yaman yang dikenal sebagai sekutu utama Iran secara resmi bergabung dalam konflik dan mulai menargetkan objek militer Israel.

Peta geopolitik Timur Tengah kini memasuki babak baru. Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran (gerakan Syiah “Ansar Allah”) mengumumkan telah melancarkan serangan rudal pertama terhadap Israel. Juru bicara gerakan tersebut, Yahya Saree, menyatakan bahwa operasi itu berlangsung sukses.

Serangan awal dan target strategis

Menurut pihak Houthi, serangan diarahkan ke titik-titik militer penting di wilayah selatan Palestina. Pasukan Pertahanan Israel mengonfirmasi adanya peluncuran rudal dan menyatakan sistem pertahanan udara telah diaktifkan.

Meski belum ada laporan pasti terkait kerusakan, sirene peringatan serangan udara di sejumlah kota Israel menunjukkan betapa seriusnya situasi ini.

Kelompok Houthi juga mengeluarkan peringatan tegas: mereka akan terus melancarkan serangan selama “agresi belum dihentikan” dan siap bertempur di pihak Iran jika negara lain ikut melawan Teheran.

Baca Juga: Trump Klaim AS Punya Senjata Rahasia, Singgung Iran hingga NATO dalam Pidato Investasi Global

Selat Bab el-Mandeb: Ancaman bagi ekonomi global?

Jika Yaman terlibat penuh dalam konflik, salah satu jalur laut paling vital dunia Selat Bab el-Mandeb berpotensi ditutup. Hal ini akan menjadi pukulan besar, tidak hanya secara militer bagi Amerika Serikat dan Israel, tetapi juga secara ekonomi global, mengingat jalur pelayaran di Laut Merah sangat bergantung pada kawasan tersebut.

Langkah diplomatik dan peran Saudi

Saat ini, Amerika Serikat dan Israel berupaya mencegah keterlibatan lebih dalam dari kelompok Houthi. Media The Wall Street Journal melaporkan bahwa Arab Saudi juga aktif dalam upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dan mencegah eskalasi lebih lanjut.

Siapa Houthi?

Gerakan “Ansar Allah” telah aktif di Yaman sejak 1990-an dan menganut aliran Zaidiyah dalam Islam. Sejak 2014, Iran disebut-sebut memberikan dukungan berupa persenjataan modern, termasuk drone dan teknologi rudal. Saat ini, kelompok tersebut dianggap sebagai salah satu sekutu paling kuat dan loyal Iran di kawasan.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar apakah keterlibatan Houthi akan mengubah peta konflik secara drastis? Dan bagaimana dampaknya jika Selat Bab el-Mandeb benar-benar ditutup terhadap perekonomian dunia? (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/internasional/2572473703/houthi-resmi-masuk-konflik-luncurkan-serangan-ke-israel-dan-ancam-tutup-selat-strategis-dunia

Rekomendasi