Retoria.id – Cat mobil doff atau matte semakin diminati beberapa tahun ke belakang. Finishing ini bisa memberikan kesan maskulin, gagah, tegas bahkan futuristik pada mobil. Namun, tidak seperti cat glossy, tips perawatan cat mobil doff agar tidak kusam perlu diketahui dengan saksama sebelum Anda memilih cat jenis ini.
Dilansir dari Hyundai Mobil Indonesia, perawatan cat mobil doff memang jauh lebih sulit daripada cat glossy. Ini bukan karena proses mencucinya, tapi karena sifat catnya yang tidak bisa diperbaiki secara lokal jika terjadi kerusakan.
Jika Anda tertarik mengganti cat kendaraan Anda dengan warna doff, artikel ini penting untuk Anda simak sampai akhir.
Proses mencuci mobil dengan cat doff berbeda dengan cat glossy. Cat glossy memiliki lapisan pelindung atas atau clear coat yang halus dan tebal. Ini membuatnya lebih mudah diperbaiki jika Anda salah teknik dalam mencuci.
Sebaliknya, cat doff punya permukaan berpori mikro yang kasar, tanpa pernis kilap. Kalau Anda salah poles, cat bisa tampak belang. Area kontras ini tentu akan membuat tampilan kendaraan jadi kurang estetik. Lantas, apa saja pantangan mencuci mobil matte?
Untuk mencuci, Anda wajib menggunakan cairan dengan formula water-based, bebas silikon, wax dan pengkilap (gloss enhancer).
Wax konvensional yang sering dipakai dalam perawatan mobil sama sekali tidak boleh digunakan pada mobil doff. Kenapa?
Setelah mengetahui apa saja pantangan dalam mencuci mobil dengan cat matte, Anda juga perlu mengetahui teknik pengeringan dan perawatan harian yang benar. Tujuannya untuk meminimalkan gesekan kasar agar tekstur pori mikro di permukaan cat tidak terkikis dan menjadi mengkilap.
Saat mengeringkan mobil dengan cat doff, hindari menggosok permukaan terlalu kuat. Gunakan teknik menepuk secara lembut agar tekstur cat tetap terjaga. Pilih kain microfiber yang halus dan bersih.
Gunakan microfiber terpisah untuk menyerap dan mengeringkan sisa air. Air blower juga dapat membantu mengeluarkan air dari sela-sela bodi. Hindari mengeringkan mobil di bawah sinar matahari langsung untuk mencegah noda air.
Perawatan harian cat doff sebaiknya dilakukan dengan produk khusus yang aman untuk permukaan matte. Penggunaan matte detailer sebagai cairan khusus bodi doff dapat membantu menjaga warna tetap pekat dan melindungi cat dari kotoran ringan. Selain itu, kotoran seperti getah pohon atau kotoran burung sebaiknya segera dibersihkan sebelum menempel terlalu lama.
Untuk debu tipis, gunakan alat pembersih yang lembut agar tidak menimbulkan goresan halus. Hindari mengelap debu kering dengan kain biasa karena dapat merusak permukaan cat. Sebisa mungkin, parkir kendaraan di tempat teduh untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung.
Itu dia tips perawatan cat mobil doff agar tidak kusam, tidak sesulit kelihatannya, bukan? Siap memberikan perawatan terbaik untuk mobil doff Anda?
Siti Zulaikha merupakan reporter Retoria.id sejak 2019 yang kini berdomisili di Yogyakarta. Mulai menekuni dunia kepenulisan terkait otomotif sejak 2009, ia pernah masuk ke beberapa portal berita otomotif terpopuler di Indonesia. Sebagai reporter Retoria.id, Siti Zulaikha berfokus membuat tulisan otomotif, termasuk mengulik isu-isu yang sedang viral dari berbagai sisi dengan gaya tulisan ringan dan informatif.