Alfred North Whitehead: Raksasa Logika Modern dan Filsuf Prosesual

Retoria.id – Alfred North Whitehead (1862–1947) adalah seorang filsuf, matematikawan, dan logikawan asal Inggris yang dikenal luas sebagai rekan penulis Principia Mathematica, salah satu karya paling berpengaruh dalam logika abad ke-20.

Whitehead lahir pada tahun 1862 di Ramsgate, Kent, Inggris, sebagai putra seorang pendeta Anglikan. Ia menempuh pendidikan di sekolah umum bergengsi, lalu melanjutkan studi matematika di Trinity College, Universitas Cambridge.

Baca Juga: Bertrand Russell: Pelopor Logika Modern dan Ikon Pemikiran Abad ke-20

Di sana, ia kemudian menjadi dosen dan membimbing sejumlah tokoh penting, seperti ekonom John Maynard Keynes dan filsuf Bertrand Russell.

Kolaborasi Whitehead dengan Bertrand Russell menghasilkan karya monumental Principia Mathematica (1910–1913), tiga jilid buku yang berupaya menurunkan seluruh matematika dari prinsip-prinsip logika.

Proyek ini melanjutkan pekerjaan Gottlob Frege di Jerman dan menjadi tonggak penting dalam pengembangan logika simbolik modern.

Hubungan profesional Whitehead dan Russell berakhir karena perbedaan pandangan politik, terutama terkait Perang Dunia I. Salah satu anak Whitehead gugur dalam perang, sementara Russell adalah pasifis yang menentang keterlibatan Inggris.

Ketegangan ini menyebabkan keduanya berpisah secara permanen. Whitehead bahkan menolak terlibat dalam edisi baru Principia Mathematica pada tahun 1927.

Transisi ke Filsafat

Setelah karier panjang di Cambridge dan Universitas London, Whitehead beralih ke bidang metafisika dan sejarah pemikiran.

Pada 1924, ia menerima undangan mengajar filsafat di Universitas Harvard dan menetap di Amerika Serikat hingga akhir hayatnya.

Dalam Science and the Modern World (1925), ia menelaah peran sains dan matematika dalam perkembangan peradaban Barat.

Karya puncaknya, Process and Reality (1929), memperkenalkan filsafat proses, yang menekankan bahwa realitas bersifat dinamis dan senantiasa berubah—mengikuti pandangan Herakleitos bahwa “segala sesuatu mengalir.”

Ia menolak gagasan tentang kebenaran mutlak dan menganggap banyak “kebenaran” hanyalah “setengah-kebenaran”.

Meskipun karya filsafatnya berpengaruh, Whitehead paling dikenal sebagai logikawan yang turut meletakkan dasar logika matematika modern bersama Russell.

Ia meninggal dunia pada tahun 1947 di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/sejarah/2571488504/alfred-north-whitehead-raksasa-logika-modern-dan-filsuf-prosesual

Rekomendasi