iPhone 17 Terungkap Lebih Rentan Ketimbang Pesaing, Meski Baterai Meningkat

Retoria.id – Ujian daya tahan wajib terbaru di Uni Eropa mengungkap sejumlah kelemahan serius pada iPhone 17, flagship terbaru Apple. Meski baterainya meningkat signifikan, ketahanan perangkat terhadap jatuh dan benturan masih lebih rendah dibanding pesaing, lapor GSMArena.

Sistem pelabelan Uni Eropa menilai setiap perangkat elektronik berdasarkan daya tahan dan kemampuan perbaikan. Berdasarkan standar ini, iPhone 17 Pro Max masuk kelas B, artinya hanya mampu menahan sekitar 180 kali jatuh.

Baca Juga: Seri Apple iPhone 17: Semua Informasi tentang iPhone 17 Air yang Mengesankan dan Inovasi Teknologi Terbaru

Sebagai perbandingan, iPhone 16 Pro Max tahun lalu masuk kelas C, hanya mampu menahan 90 kali jatuh. Meskipun meningkat dua kali lipat, iPhone 17 masih tertinggal dari perangkat pesaing.

Contohnya, Samsung Galaxy S25 Ultra dan Google Pixel 10 Pro XL mampu menahan 270 kali jatuh, sehingga mendapat klasifikasi tertinggi, kategori A.

Ini menunjukkan iPhone lebih rawan rusak dalam penggunaan sehari-hari. iPhone Air Pro Max, dengan bodi lebih lembut, juga masuk kelas B.

Dari sisi perbaikan, iPhone 17 juga kalah. Hasil uji menempatkan perangkat ini di kategori S. Meski setara Samsung, Google Pixel unggul dengan klasifikasi B.

Namun, baterai iPhone 17 Pro Max mencatatkan hasil baik. Dengan efisiensi energi kategori A, baterai mampu bertahan hingga 53 jam, lebih lama dibanding kebanyakan pesaing.

Meski begitu, baterai Apple hanya dirancang untuk 1000 siklus pengisian, sementara Samsung mampu menahan 2000 siklus, artinya umur pakai praktis dua kali lebih lama. (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/sains/2571581488/iphone-17-terungkap-lebih-rentan-ketimbang-pesaing-meski-baterai-meningkat

Rekomendasi