• Advertise
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
Retoria.id
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Retoria.id
No Result
View All Result

Prabowo: Tidak Ada Pejabat yang Tak Bisa Diganti, Termasuk Presiden

Jurnalis Retoria by Jurnalis Retoria
29 Agustus 2025
in Pemerintahan
0

 

Retoria.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa jabatan publik di Indonesia tidak ada yang bersifat permanen. Bahkan seorang presiden pun, menurutnya, bisa diganti apabila tidak menjalankan tugas dengan baik.

Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka Apkasi Otonomi Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang.

“Di Indonesia ini, saya kasih tahu, tidak ada orang yang tidak bisa diganti. Termasuk Presiden RI. Kalau saya tidak benar, ya ganti,” ucap Prabowo.

Sindiran untuk Pejabat yang Lalai

Prabowo juga menyinggung pejabat publik lain yang dianggap tidak bekerja maksimal. Menurutnya, jabatan bupati, direksi BUMN, hingga jaksa agung sekalipun tetap bisa diganti jika tidak menunjukkan kinerja yang sesuai harapan rakyat.

Baca Juga: Prabowo Tegas: Bonus Komisaris BUMN Dihapus, Reformasi Tata Kelola Dimulai

“Bupati nggak beres, bupati bisa diganti. Direksi-direksi BUMN juga begitu. Jaksa agung pun bisa diganti. Semua ada konsekuensinya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan peserta acara, sebagian menafsirkan hal itu sebagai pesan keras agar pejabat tidak terlena dengan jabatannya.

Hapus Bonus Komisaris BUMN

Selain soal jabatan publik, Prabowo juga menyinggung praktik pemberian tantiem atau bonus bagi komisaris BUMN. Ia menilai sistem tersebut tidak pantas diberikan, apalagi jika perusahaan justru mengalami kerugian.

 “Perusahaan rugi tapi komisarisnya dapat bonus. Itu nggak benar. Rakyat tidak bisa terus dibebani. Jadi (istilah) tantiem saya hapus,” tegasnya.

 Baca Juga: Efisiensi APBN untuk Anak Bangsa: Prabowo Janji Perkuat Pendidikan dan Program MBG di Sekolah

Pesan Kepemimpinan

Pernyataan Presiden Prabowo ini dianggap sebagai penegasan bahwa kepemimpinan adalah amanah yang tidak bisa dipakai untuk kepentingan pribadi. Dengan retorika yang lugas, ia ingin menunjukkan bahwa akuntabilitas tetap menjadi dasar dalam sistem pemerintahan.

Meski demikian, pesan ini sekaligus memberi tekanan moral kepada pejabat daerah maupun pusat agar benar-benar bekerja untuk rakyat. Jabatan bukanlah privilese, melainkan tanggung jawab yang sewaktu-waktu bisa dicabut bila tidak dijalankan dengan benar.

Sumber: https://www.retoria.id/pemerintahan/2571529497/prabowo-tidak-ada-pejabat-yang-tak-bisa-diganti-termasuk-presiden

Tags: Presiden Prabowo
Previous Post

100 Ribu Ton Beras Impor Turun Mutu, Negara Rugi Rp 1,2 Triliun

Next Post

Prabowo: Tidak Ada Pejabat yang Tak Bisa Diganti, Termasuk Presiden

Next Post

Terapkan Aturan Lebel Gula, Garam, dan Lemak, Pemerintah Beri Waktu 2 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.