Retoria.id – Mantan pelatih kepala Arsenal, Arsene Wenger, memberikan penilaian tinggi terhadap kinerja Manchester United dan Michael Carrick setelah laga big match di Stadion Emirates.
Menurut pelatih asal Prancis tersebut, kepercayaan diri, keselarasan teknis, dan kestabilan mental yang ditunjukkan tim tamu dalam pertandingan inilah yang menjadi kunci kemenangan.
Pada pekan ke-23 Liga Inggris, Manchester United berhasil menaklukkan Arsenal dengan skor 3–2 di London. Jalannya laga berlangsung dramatis, skor beberapa kali berubah.
“The Gunners” sempat menyamakan kedudukan menjadi 2–2, namun kata terakhir tetap diucapkan oleh tim tamu.
Baca Juga: Arsenal Tersungkur di Kandang, Manchester United Menang Dramatis
Wenger menyoroti aspek ini secara khusus: biasanya di Emirates, setelah skor 2–2, tim tuan rumah akan merasakan keunggulan psikologis dan mampu membalikkan keadaan. Namun kali ini, United tidak runtuh meski berada di bawah tekanan.
“Arsenal kurang sabar dan kurang memiliki keselarasan teknis, sementara kualitas itu justru dimiliki Manchester United. Mereka bermain dengan penuh keyakinan. Biasanya setelah skor 2–2, tuan rumah akan menang. Saya tak punya pilihan selain memberi selamat kepada Carrick dia telah menciptakan sesuatu di tim ini,” ujar Wenger.
Dalam pernyataan tersebut tersirat satu sinyal jelas bahwa di United kini mulai terlihat bukan hanya hasil, tetapi juga tata permainan dan gagasan.
Yang paling menarik, tanda-tanda awal dari gagasan itu justru muncul di stadion yang sulit, melawan lawan berat, dan menghadapi Arsenal yang sempat “bangkit kembali”.
Sebagai informasi, pada klasemen sementara liga, Arsenal masih memimpin dengan 50 poin. Posisi kedua dan ketiga ditempati Manchester City dan Aston Villa, masing-masing dengan 46 poin. Manchester United berada di peringkat keempat dengan 38 poin.
Kesimpulannya sederhana kemenangan ini bukan hanya memberi 3 poin bagi United, tetapi juga kepercayaan diri besar. Seperti yang dikatakan Wenger, Carrick sedang membangun “sesuatu” di dalam tim dan yang terpenting sekarang adalah menguatkan bangunan itu dari pekan ke pekan. (*)