Retoria.id – Empat tim terbaik di Piala Dunia 2026 telah mengamankan satu tiket di babak semifinal, siapa yang akan bertarung di perebutan juara 3 dan partai final? Simak jadwal perebutan Juara 3 Piala Dunia 2026, jam tayang, informasi live streaming hingga prediksi laga selengkapnya di sini.
Timnas Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina adalah tim-tim yang telah menancapkan benderanya di babak empat besar Piala Dunia 2026.
Prancis melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Maroko di babak delapan besar Piala Dunia 2026.
Berlaga di Stadion Boston, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat (10/07/2026), Prancis menang 2-0 atas Maroko.
Dua gol Prancis ke gawang Maroko disumbangkan oleh Kylian Mbappe (60′) dan Ousmane Dembele (66′).
Dengan hasil tersebut, Prancis menantang Spanyol, yang mengalahkan Belgia dengan dramatis, 2-1.
La Furia Roja, julukan Timnas Spanyol sejatinya unggul lebih dulu melalui gol Fabian Ruiz di menit ke-30.
Kendati demikian, Belgia mampu menyamakan kedudukan setelah Charles De Ketelaere menanduk bola hasil umpan silang Timothy Castagne menjadi gol di menit ke-41.
Gol penentu kemenangan Spanyol baru lahir pada menit ke-88 berkat sumbangan gol dari sang supersub, Mikel Merino.
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, baru memasukkan Merino untuk menggantikan Dani Olmo di menit ke-86.
Dua menit setelahnya, pemain Arsenal itu menyambar hasil bola liar dari tembakan Pau Cubarsi yang gagal ditangkap oleh Senne Lammens.
Mikel Merino mengarahkan bola ke sudut kanan atas gawang Belgia yang tidak bisa dijangkau oleh kiper Manchester United itu.
Skor 2-1 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir tanda berakhir pertandingan.
Simak prediksi laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina yang berlangsung sengit minggu ini.

Duel Prancis vs Spanyol di semifinal Piala Dunia 206 bakal tersaji di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Rabu (15/07/2026) pukul 02.00 WIB.
Apabila melihat rekor lima pertemuan terakhir kedua tim, Spanyol unggul dengan meraih tiga kemenangan. Sementara sisanya imbang.
Dua kemenangan Spanyol diantaranya diperoleh saat melawan Prancis di semifinal Piala Eropa (Euro) 2024 pada 10 Juli 2024, dengan skor 2-1.
Serta, saat Spanyol menang 5-4 atas Prancis di semifinal UEFA Nations League 2025 pada 6 Juni 2025.
Meskipun begitu, Prancis merupakan negara yang memuncaki Ranking FIFA per Minggu (12/7/2026).
Prancis mengoleksi 1948,97 poin, disusul Argentina (1943,47), Spanyol (1934,79), dan Inggris (1889,42).
Oleh sebab itu, pertandingan Prancis kontra Spanyol diprediksi akan berjalan sengit.
Terlebih, kedua tim akan sama-sama diuji di babak semifinal, mengingat Prancis negara paling produktiv dalam mencetak gol (16 gol).
Di sisi lain, Spanyol tim yang paling sedikit kebobolan, yakni satu gol, hingga babak delapan besar Piala Dunia 2026.
Oleh sebab itu, Sports Mole memprediksi laga Prancis melawan Spanyol akan berakhir 1-1 hingga extra time selesai.
Kemudian, Les Bleus, julukan Timnas Prancis diprediksi menang dalam babak adu penalti.
Dengan demikian, Prancis diprediksi melaju ke partai final, sedangkan Spanyol akan bertarung dalam perebutan juara 3 Piala Dunia 2026.
Bek Timnas Prancis, Ibrahima Konate menyadari kualitas yang dimiliki oleh Spanyol, tetapi ia tak gentar untuk menghadapi lawannya tersebut.
“Anda tidak boleh takut pada siapa pun,” kata Konate dikutip dari Reuters, Senin (13/7/2026).
“Kami sekarang akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berharap hasil akhirnya akan menguntungkan kami.”
Menghadapi partai krusial ini, Prancis dituntut untuk menemukan formula yang tepat guna membongkar barisan pertahanan paling efektif di kompetisi ini.
Selain itu, lini belakang yang dikawal oleh Dayot Upamecano dan William Saliba juga harus bekerja keras meminimalisir ancaman dari pergerakan Lamine Yamal di sektor sayap.
Meski menyadari bahaya tersebut, Ibrahima Konate menegaskan bahwa timnya tidak akan menaruh penjagaan eksklusif hanya pada satu pemain saja.
“Spanyol adalah tim yang luar biasa, dengan banyak kualitas individu, jadi kami tidak akan hanya fokus pada satu pemain meskipun Lamine (Yamal) adalah pemain hebat,” lanjutnya.
Sebagai salah satu tim unggulan yang sedang membidik penampilan kelima di partai final, Prancis memiliki rekam jejak mentereng dengan menembus empat dari tujuh final terakhir.
Jika mereka kembali tampil di laga puncak pada 19 Juli di New York, rekor mereka akan disandingkan dengan capaian historis Jerman Barat yang sukses menembus empat final pada periode 1974 hingga 1990.
Meski begitu, tim tidak ingin menghabiskan energi untuk terlena memikirkan berbagai kemungkinan pencapaian tersebut.
“Kami tetap rendah hati, kami tidak akan terjebak dalam perangkap itu,” tutup Ibrahima Konate.
Koleganya di jantung pertahanan, Maxence Lacroix, juga menyuarakan pandangan yang senada mengenai kekuatan lawan dan ambisi tim.
“Saya tidak akan mengatakan ‘takut’ tetapi kami menyadari kualitas mereka,” timpal rekan Konate di Timnas Prancis, Maxence Lacroix.
“Mereka telah memenangkan semua pertandingan mereka (kecuali hasil imbang 0-0 melawan Tanjung Verde di grup), jadi kami menghormati mereka.”
“Mereka memiliki pemain berkualitas tinggi tetapi kami ingin menang,” tutup pemain pemain yang membela Crystal Palace itu.
Di semifinal kedua Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Kamis (16/07/2026) pukul 02.00 WIB.
Timnas Inggris menapakkan kakinya di babak semifinal Piala Dunia 2026 usai menang dramatis 2-1 atas Norwegia.
The Three Lions, julukan Timnas Inggris, tertinggal lebih dulu lewat gol yang disarangkan oleh Andreas Schjelderup di menit ke-36.
Kendati demikian, Timnas Inggris mampu membalikkan keadaan berkat brace atau dua gol Jude Bellingham (45+2′ dan 93).
Di sisi lain, Argentina melangkah ke babak empat besar setelah mengandaskan Swiss dengan skor 3-1.
Meski unggul lewat gol cepat Alexis Mac Allister di menit ke-10, Argentina harus kebobolan oleh penyerang sayap Swiss, Dan Ndoye (67′).
Angin segar datang kepada Argentina ketika pada menit ke-72 Breel Embolo mendapatkan kartu kuning kedua karena sengaja menjatuhkan diri atau melakukan diving.
Hal itu dimanfaatkan oleh skuad La Albiceleste, julukan Timnas Argentina, untuk mencetak dua gol melalui Julian Alvarez (112′) dan Lautaro Martinez (120+1′).
Timnas Inggris unggul dalam lima rekor pertemuan menghadapi Argentina. The Three Lions meraih dua kemenangan, dua kali imbang, dan sekali kalah.
Namun, Argentina adalah tim yang bertengger di peringkat dua Ranking FIFA, sedangkan Inggris dua level di bawahnya.
Terlepas dari hal itu, sebagian besar panelis di ESPN memperediksi Inggris akan menang dalam duel kontra Argentina. Conelly memprediksi laga berakhir 2-1, sedangkan Hamilton memperkirakan laga berakhir 3-2.
Menurut beberapa catatan di atas, Inggris diprediksi melaju ke partai final, sedangkan Argentina akan bertarung dalam perebutan juara 3 Piala Dunia 2026.
Selama lebih dari dua dekade berkarier di panggung sepak bola internasional, Lionel Messi telah menjajal kekuatan berbagai negara kampiun dunia, mulai dari Brasil hingga Prancis.
Namun, ada satu lawan besar yang selama ini absen dari rekam jejaknya: Inggris.
Catatan tersebut akan segera berubah pada hari Rabu mendatang.
Timnas Argentina dijadwalkan bersua dengan wakil Eropa tersebut pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta.
Pertemuan krusial antara Argentina dan Timnas Inggris ini bahkan dideskripsikan oleh Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) melalui situs web resmi mereka sebagai “pertandingan yang ditakdirkan untuk Messi.”
Sepanjang kariernya, pemain berusia 39 tahun itu sudah bertanding melawan Brasil, Uruguay, Jerman, Italia, Spanyol, dan Prancis.
Meski begitu, ia belum pernah sekalipun berhadapan langsung dengan Inggris.
Momen terdekat baginya untuk melawan tim tersebut terjadi pada laga persahabatan di Jenewa pada November 2005 silam, yang juga menjadi pertemuan terakhir antara kedua kesebelasan.
Kala itu, Argentina harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 3-2.
Gol balasan dari Hernan Crespo dan Walter Samuel tidak cukup untuk mengungguli sumbangan gol Wayne Rooney dan sepasang gol dari Michael Owen.
Akan tetapi, pada laga tersebut Messi harus absen lantaran mendapatkan hukuman kartu merah pada debut internasionalnya kontra Hungaria di awal tahun yang sama.
Menjelang duel penentuan ini, Lionel Messi membagikan pandangannya terkait tim lawan.
Hal ini diutarakannya kepada awak media usai kemenangan 3-1 yang diraih Timnas Argentina atas Swiss pada babak perempat final di hari Sabtu.
“Ini istimewa karena mereka tim yang hebat, tim yang tangguh, dan selalu menyenangkan bermain melawan tim seperti itu, pertandingan seperti ini,” kata Messi dikutip dair Reuters, Senin (13/7/2026).
Di samping itu, ia juga menekankan pentingnya pemulihan kondisi fisik skuad usai melakoni rentetan laga yang menguras tenaga.
“Kami perlu istirahat karena kami baru saja mengalami banyak kelelahan, yang jelas dirasakan oleh seluruh tim, dan tiba dalam kondisi terbaik untuk terus melakukan apa yang telah kami lakukan: berkompetisi,” tambahnya.

Spanyol dan Argentina diyakini menjadi tim yang diprediksi masuk perebutan juara 3 setelah gagal menembus partai puncak.
Keduanya harus terhenti di babak semifinal melalui pertarungan yang dramatis dan menguras emosi.
Laga ini bukan sekadar laga pelipur lara, melainkan pertaruhan gengsi antara dua negara dengan tradisi sepak bola yang sangat kuat.
Berikut adalah rincian data, fakta, dan statistik pendukung dari prediksi ini:
Meskipun Spanyol memiliki pertahanan yang sangat kokoh sepanjang turnamen, mereka diprediksi harus mengakui keunggulan Prancis di semifinal melalui babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga extra time.
Spanyol merupakan tim dengan pertahanan terbaik hingga babak 8 besar, di mana gawang mereka baru kebobolan 1 gol.
Selain itu, mereka memiliki kedalaman skuad yang merata (seperti peran vital supersub Mikel Merino) dan tren positif selalu menang di waktu normal (kecuali hasil imbang kontra Tanjung Verde di fase grup)
Alasan kuat gagal ke Final adalah mereka harus menghadapi Prancis yang berstatus sebagai negara peringkat 1 FIFA dengan produktivitas gol tertinggi di turnamen ini (16 gol).
Rekor keunggulan Spanyol dalam 5 pertemuan terakhir tampaknya akan diredam oleh mentalitas baja Prancis di babak tos-tosan.
Argentina diprediksi gagal melaju ke partai puncak setelah kalah dari Inggris di semifinal kedua dengan estimasi skor kekalahan tipis (2-1 atau 3-2 berdasarkan panelis ESPN).
Argentina sendiri merupakan pemegang ranking 2 FIFA (dua tingkat di atas Inggris) dan memiliki ketajaman lini depan yang diisi oleh Julian Alvarez serta Lautaro Martinez.
Laga ini juga sangat emosional karena menjadi momen perdana sang kapten, Lionel Messi (39 tahun), berhadapan langsung dengan Timnas Inggris sepanjang karier internasionalnya.
Alasan utamanya, yakni skuad La Albiceleste mengalami faktor kelelahan fisik yang masif setelah dipaksa bermain hingga babak perpanjangan waktu saat menumbangkan Swiss 3-1 di perempat final.
Di sisi lain, Inggris datang dengan motivasi tinggi berkat performa impresif Jude Bellingham dan keunggulan rekor pertemuan (2 kali menang, 2 imbang, 1 kalah dari Argentina).
Apabila prediksi di atas benar, laga Spanyol vs Argentina akan tersaji di Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat. Lantas duel untuk menentukan Juara 3 Piala Dunia 2026 kapan berlangsung?
Pertandingan perebutan juara 3 Piala Dunia 2026 tersebut bakal digelar Minggu (19/07/2026) pukul 04.00 WIB.
Tempat: Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat
Hari&Tanggal: Minggu, 19 Juli 2026
Kick Off: 04.00 WIB
Laga perebutan juara 3 Piala Dunia 2026 dapat disaksikan melalui siaran langsung televisi nasional, TVRI.
Pecinta sepak bola yang ingin menyaksikan lewat beberapa platform Over The Top (OTT) yang bekerja sama dengan TVRI.
Adapun berikut ini adalah beberapa mitra OTT yang bisa digunakan untuk menonton pertandingan perebutan juara 3 Piala Dunia:

Pada Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar, tim yang meraih juara 3 adalah Kroasia.
Kepastian itu didapatkan setelah Luka Modric dan kawan-kawan mengalahkan Maroko dengan skor 2-1.
Kroasia unggul lebih dulu lewat gol Josko Gvardiol di menit ke-7. Namun, dua menit setelah itu Maroko mampu menyamakan kedudukan lewat Achraf Zouhair Dari.
Angin segar datang ketika Mislav Orsic mencetak gol di menit ke-42, yang membuat Kroasia memimpin 2-1.
Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tandan berakhirnya pertandingan.
Sementara pada edisi sebelumnya, Belgia merupakan negara yang berhak menjadi juara 3 Piala Dunia 2018 di Rusia.
Hal tersebut dikarenakan Belgia menang meyakinkan atas Inggris, dengan skor 2-0.
Dua gol Belgia yang disumbangkan oleh Thomas Meunier (4′) dan Eden Hazard (82′).
Kedudukan 2-0 bertahan hingga wasit yang memimpin laga meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan
Jerman menjadi tim dengan medali perunggu Piala Dunia terbanyak, yakni empat kali. Prancis, Swedia, Kroasia, Polandia, dan Brasil menyusul di belakangnya dengan masing-masing dua kali sebagai juara 3.
Sementara itu, Maroko tetap pulang dengan kepala tegak meski kalah dari Kroasia. Singa Atlas menorehkan sejarah sebagai tim Afrika pertama yang menembus empat besar Piala Dunia.