Retoria.id – Menurut laporan The Times, pelatih kepala Manchester City, Josep Guardiola, tengah mempertimbangkan secara serius kemungkinan untuk meninggalkan klub setelah musim ini berakhir. Meski keputusan resmi belum diumumkan, sumber internal klub membenarkan bahwa peluang kepergian pelatih asal Spanyol itu memang cukup besar.
Dikabarkan, Guardiola saat ini masih menjalin komunikasi intensif dengan pihak manajemen klub, dan jika ia benar-benar memutuskan untuk pergi, ia bersedia membantu mencari pengganti yang tepat bagi tim.
Pelatih berusia 54 tahun itu masih memiliki kontrak hingga pertengahan 2027, namun dalam beberapa bulan terakhir dikabarkan mulai memikirkan masa depannya secara serius.
Guardiola mengambil alih Manchester City pada tahun 2016, dan dalam delapan tahun terakhir berhasil mengubah klub tersebut menjadi salah satu tim terkuat di Eropa.
Baca Juga: Messi: Saya meninggalkan Barcelona Tidak seperti yang saya inginkan, dingin dan tanpa Penonton
Di bawah arahannya, City memenangkan enam gelar Liga Premier Inggris, dua Piala FA, empat Piala Liga, dua Community Shield, dan yang paling bersejarah gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub pada tahun 2023.
Para analis sepak bola menilai keberhasilan Guardiola sebagai periode paling gemilang dalam sejarah baru Manchester City bahkan disebut sebagai “era emas.” Namun, musim ini tim disebut mulai mengalami tekanan dan kelelahan.
Beberapa sumber menyebut, Guardiola kini tengah mempertimbangkan babak baru dalam kariernya ia merasa telah membawa klub mencapai puncak tertinggi, dan mungkin ingin menantang dirinya di arah yang berbeda.
“Ia selalu menjadi pelatih yang berpikir mendalam dan bekerja dengan penuh gairah. Setiap keputusan Guardiola selalu matang dan logis. Jadi jika ia benar-benar memutuskan pergi, itu akan menjadi langkah yang dilakukan dengan penuh rasa hormat terhadap klub,” tulis The Times.
Baca Juga: Ronaldo: Saya Bangga Jadi Bagian dari Arab Saudi, Di Sini Saya Merasa Seperti di Rumah
Sementara itu, manajemen Manchester City disebut sudah mulai mengkaji calon pengganti potensial. Nama-nama seperti mantan pelatih Brighton Roberto De Zerbi, pelatih Barcelona Xavi Hernández, dan pelatih Bayer Leverkusen Xabi Alonso disebut-sebut masuk dalam radar.
Bagi para pendukung Manchester City, kabar kemungkinan kepergian Guardiola terasa berat. Bagi mereka, ia bukan hanya pelatih, melainkan arsitek yang membentuk jiwa, gaya bermain, dan budaya kemenangan klub.
“Sekalipun ia pergi, warisannya akan terus hidup selama bertahun-tahun. Guardiola telah membangun City menjadi salah satu klub terbaik dalam sepak bola modern,” ujar analis lokal Richard Keys.
Guardiola sejauh ini belum memberikan komentar resmi terkait rumor tersebut. Namun, berbagai spekulasi tentang langkah berikutnya mulai bermunculan ada yang memprediksi ia akan melatih tim nasional, sementara lainnya menduga ia akan pindah ke klub di Italia atau Amerika Serikat.
Satu hal yang pasti jika Josep Guardiola benar-benar meninggalkan Manchester City, itu akan menandai awal dari sebuah babak baru bukan hanya bagi klub, tetapi juga bagi seluruh Liga Premier Inggris. (*)