Retoria.id – Pengunduran diri Xabi Alonso menjadi peristiwa yang tak terduga bagi para pemain klub Real Madrid. Kabar tentang kepergian pelatih asal Spanyol itu bahkan menjadi kejutan nyata bagi internal “Los Blancos” sendiri.
Sebelumnya, pihak manajemen klub secara resmi mengumumkan bahwa kerja sama dengan sang pelatih kepala dihentikan atas dasar kesepakatan bersama.
Keputusan tersebut diambil setelah kekalahan dramatis dari Barcelona di final Piala Super Spanyol (2:3). Namun, suasana di dalam tim sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda akan terjadi perubahan drastis seperti itu.
Baca Juga: Vinicius Junior: Jika Xabi Alonso tetap, tidak akan ada kontrak
Menurut laporan Marca, sejumlah pemain baru mengetahui kepergian Alonso melalui pernyataan resmi klub.
Baik di ruang ganti maupun di pesawat yang membawa tim pulang setelah final, situasi berlangsung tenang dan kondusif.
Para pemain sama sekali tidak membayangkan bahwa keputusan semacam ini bisa diambil di tengah musim. Terlebih lagi, kekalahan tipis dari Barcelona tidak menimbulkan kekhawatiran serius di dalam tim.
Setelah Piala Super, para pemain yakin proyek tim akan terus berlanjut. Apalagi, pada seremoni penghargaan, momen ketika Presiden klub Florentino Pérez terlihat berpelukan dengan Xabi Alonso semakin menguatkan kesan bahwa klub sepenuhnya percaya kepada sang pelatih.
Karena itu, kepergian Alonso menjadi kejutan besar bagi tim. Sejumlah pemain mengakui dalam percakapan pribadi bahwa mereka mengetahui kabar ini secara mendadak, tanpa peringatan apa pun sebelumnya.
Yang menarik, menurut mereka, dalam beberapa pekan terakhir hubungan antara pelatih dan tim justru semakin membaik.
Singkatnya, keputusan ini dipastikan masih akan lama diperbincangkan di ruang ganti Real Madrid. Dalam sepak bola, sayangnya, kabar-kabar tertentu memang datang sebagai pukulan paling cepat dan tak terduga. (*)