Retoria.id – Video anggota TNI berhasil menggagalkan sejumlah remaja yang akan melakukan perang sarung tengah viral di media sosial.
Peristiwa yang diketahui terjadi pada Selasa malam, 24 Februari 2026 di daerah Kuwarasan, Kabupaten Kebumen.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @rembo22_3, anggota TNI tersebut membuat para remaja itu jera dengan merasakan akibat dari pukulan sarung.
“Tujuanmu apa? Enak nggak kira-kira? Sebelum kamu pakai mukulin orang, coba ini kamu enak nggak?” ucap salah satu anggota TNI tersebut.
Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau, Sebut Ada Dendam Persoalan Asmara
Mengutip dari keterangan video yang sudah diputar lebih dari 630 ribu kali itu, sejumlah sarung disita dari para remaja di lokasi kejadian.
Sarung tersebut sudah diikat dan dimodifikasi untuk digunakan melancarkan aksi perang sarung.
“Sakit nggak? Kenapa kamu perang-perangan sarung? Enak nggak?” lanjutnya.
Usai viralnya video tersebut, orang tua para remaja buka suara mengenai tindakan anaknya yang akan melakukan perang sarung.
“Kami selaku orang tua mengucapkan terima kasih kepada Bapak TNI yang sudah mencegah terjadinya perang sarung kemarin,” ucap salah satu orang tua dari remaja tersebut, dikutip dari akun TikTok @p673026 pada Kamis, 26 Februari 2026.
Remaja yang terlibat perang sarung juga dihadirkan dan menuturkan permintaan maaf serta berjanji tidak akan mengulanginya.
“Itu sebagai pelajaran agar tidak mengulangi lagi,” ujar salah satu remaja.
Sementara itu, menurut pengakuan masyarakat, peristiwa perang sarung terjadi di depan salah satu rumah warga dan langsung menghubungi Babinsa Koramil Kuwarasan.
“Kemarin Selasa malam tanggal 24 Februari 2026 terjadi kenakalan remaja berupa perang sarung. Setelah mendengar keributan, kami dan warga berbondong-bondong dan menelepon Babinsa Koramil Kuwarasan,” ucap salah satu warga.
“Setelah datang, kami bersama-sama mencoba mengamankan dan Alhamdulillah kejadian tersebut bisa diamankan,” sambungnya.
Adapun para remaja yang terlibat, langsung diamankan dan mengantar pulang ke rumah masing-masing. (*)