KMBY Jalin Silaturahmi dengan Pemkab Bangkalan, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Program SaDeSa

Retoria.id – Keluarga Mahasiswa Bangkalan Yogyakarta (KMBY) melakukan silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam rangka memperkuat komunikasi dan sinergi di bidang pendidikan.

Pertemuan tersebut juga secara khusus membuka dialog lebih dekat seputar rencana pelaksanaan program Satu Desa Satu Sarjana (SaDeSa) yang digagas Pemkab Bangkalan.

Silaturahmi ini menjadi ruang dialog antara mahasiswa daerah dan pemerintah untuk menyamakan visi terkait pemerataan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat desa.

KMBY menilai program Satu Desa Satu Sarjana sebagai kebijakan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bangkalan.

Dalam pertemuan tersebut, ketua KMBY saudara Solihin menyampaikan dukungannya terhadap program afirmatif pendidikan tersebut, sekaligus menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi mahasiswa penerima beasiswa.

Baca Juga: Perda Kota Dzikir Diterapkan: Semua Instansi di Bangkalan Harus Mulai Kegiatan dengan Shalawat

Menurut KMBY, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pembiayaan pendidikan, tetapi juga oleh kesiapan mahasiswa dalam menghadapi sistem akademik dan proses adaptasi di lingkungan kampus.

“Kami melihat langsung dinamika mahasiswa Bangkalan yang kuliah di luar daerah. Karena itu, pendampingan akademik dan adaptasi menjadi bagian penting agar program pendidikan ini benar-benar menghasilkan sarjana yang tuntas dan berdaya saing,” ujar perwakilan KMBY.

Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk organisasi KMBY.

Selama memiliki visi yang sama dalam penguatan pendidikan. Sinergi tersebut dinilai penting agar kebijakan pendidikan daerah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Program Satu Desa Satu Sarjana sendiri dirancang sebagai upaya pemerataan pendidikan hingga tingkat desa. Menurut penuturan Bupati Bangkalan, program Satu Desa Satu Sarjana berangkat dari keprihatinan terhadap realitas sosial di desa-desa, di mana banyak pelajar yang sebenarnya cerdas dan terdidik justru terhenti pendidikannya karena keterbatasan ekonomi.

Ia menilai, kemiskinan kerap menjadi tembok tebal yang menghalangi anak-anak desa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, meskipun mereka memiliki kemampuan dan potensi akademik yang memadai.

“Banyak anak-anak kita yang sebenarnya pintar, terdidik, bahkan lebih pintar dari saya, tapi karena faktor ekonomi akhirnya tidak bisa kuliah. Ada yang orang tuanya tidak mampu, ada yang akhirnya harus berhenti sekolah. Dari situ lahir gagasan program Satu Desa Satu Sarjana ini,” ujar Bupati Bangkalan

Melalui silaturahmi ini, KMBY berharap terbangun kerja sama yang lebih intensif antara mahasiswa Bangkalan di perantauan dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, khususnya dalam mendukung keberhasilan program pendidikan daerah. (*)

Sumber: https://www.retoria.id/daerah/2572198574/kmby-jalin-silaturahmi-dengan-pemkab-bangkalan-perkuat-sinergi-pendidikan-dan-program-sadesa

Rekomendasi