Iran Siapkan Skenario Terburuk, Khamenei Pastikan Sistem Negara Tetap Berjalan

Retoria.id – Salah satu isu paling panas di media internasional saat ini adalah skenario keamanan di sekitar Iran.

Berdasarkan laporan yang mengutip sumber The New York Times, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei disebut tengah menyiapkan langkah antisipatif dengan logika “bahkan jika yang terburuk terjadi, sistem negara tidak boleh lumpuh.”

Artinya, jika rantai pengambilan keputusan terputus atau pejabat tinggi menjadi sasaran, maka siapa yang harus bertindak, kapan, dan dengan cara apa telah ditentukan sebelumnya.

Sumber tersebut menyebutkan bahwa Khamenei menuntut dibangunnya sistem pengganti berlapis bagi setiap komandan militer utama dan pemimpin politik.

Selain itu, wewenang juga telah didelegasikan kepada lingkaran kecil orang-orang tepercaya yang mampu mengambil keputusan dalam kondisi terputusnya komunikasi.

Dalam konteks ini, laporan turut mengutip sumber-sumber dari Islamic Revolutionary Guard Corps serta kalangan pejabat tinggi Iran.

Baca Juga: Dari Serangan Balasan ke Perang Terbuka: Eskalasi Baru Pakistan dan Afghanistan

Laporan itu juga menyoroti satu poin penting lainnya Ali Larijani disebut kini memainkan peran sentral dalam pengelolaan urusan negara. Ia dilaporkan aktif dalam penanganan kebijakan terkait gelombang ketidakpuasan domestik, diplomasi perundingan nuklir, serta koordinasi regional dengan Rusia, Qatar, dan Oman disebut sebagai mitra utama.

Seiring itu, pandangan bahwa “kemungkinan terjadinya konfrontasi besar semakin tak terelakkan” dikabarkan kian menguat.

Sementara itu, di Washington, situasinya juga disebut tidak main-main. Menurut laporan Reuters, para penasihat keamanan nasional di White House membahas perkembangan terbaru setelah dialog di Jenewa.

Disebutkan pula bahwa penguatan pengerahan kekuatan militer di kawasan terus dilakukan, dan Amerika Serikat masih menunggu proposal tertulis dari Iran.

Singkatnya, benang merah dari seluruh perkembangan ini adalah di satu sisi, Iran mempersiapkan negara menghadapi skenario terburuk agar sistem tetap berjalan; di sisi lain, diplomasi dan tekanan berlangsung secara paralel dalam atmosfer yang sangat tegang.

Dalam waktu dekat, situasi bisa berubah cepat tergantung sinyal dari meja perundingan, apakah posisi para pihak semakin mendekat atau justru makin menjauh. (*)

Sumber: https://www.retoria.id/internasional/2572400910/iran-siapkan-skenario-terburuk-khamenei-pastikan-sistem-negara-tetap-berjalan

Rekomendasi