PBB Berduka Atas Tujuh Korban Jiwa, Desak Dialog Damai Lawan Anarkisme

Retoria.id – Partai Bulan Bintang (PBB) menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya tujuh warga sipil dalam rentetan demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah—korban termasuk Affan Kurniawan (pengemudi ojek online), Sarinawati, Syaiful Akbar, Muhammad Akbar Basri, Rusdamdiansyah, Rheza Sendy Pratama, dan Sumari (kusir becak) .

Dalam pernyataannya, Ketua Umum PBB, Gugum Ridho Putra, mengungkapkan harapan agar para korban “diterima di sisi-Nya” dan keluarga mereka diberikan “kesabaran serta ketabahan” 

Tegas Tolak Anarkisme, Tegaskan Jaga HAM

PBB meminta agar pihak berwenang tetap bertindak profesional dan humanis, menghormati hak asasi manusia (HAM), serta memastikan proses hukum dijalankan dengan transparan, objektif, dan akuntabel—baik bagi warga maupun aparat yang terlibat .

Lebih jauh, PBB menegaskan bahwa dialog damai adalah satu-satunya cara menuju solusi. “Penyampaian pendapat harus dilakukan secara damai,” tegas Gugum, seraya mengajak partisipasi seluruh elemen masyarakat, bukan sendirian oleh pemerintah.

Baca Juga: Dasco Minta Maaf DPR Masih Keliru Jalankan Tugas Jadi Wakil Rakyat

Pejabat Diminta Sensitif, Tak Pamer Fasilitas Negara

PBB juga mengingatkan para pejabat publik agar tidak pamer fasilitas negara, karena hal itu bisa memicu kecemburuan dan merusak kepercayaan publik. Gugum menekankan bahwa jabatan adalah amanah, bukan ajang untuk pamer .

Selain itu, 174 kader dan anggota DPRD dari PBB diimbau menjaga perilaku publik agar tidak menyakiti hati masyarakat—lebih lanjut mendukung jalannya musyawarah dan dialog dalam menangani konflik sosial .

Kehati-hatian dalam menghadapi situasi demonstrasi: sembari mengutuk anarkisme, PBB menyerukan jalan damai melalui dialog terbuka, penegakan hukum yang adil, dan kehormatan terhadap hak-hak sipil.

 

Sumber: https://www.retoria.id/politik/2571546844/pbb-berduka-atas-tujuh-korban-jiwa-desak-dialog-damai-lawan-anarkisme

Rekomendasi