Retoria.id – Kejaksaan Istanbul memutuskan menahan Wali Kota Bayrampasha, Hasan Mutlu, bersama 47 orang lainnya. Mereka diduga terlibat dalam praktik korupsi, suap, serta pelanggaran aturan negara.
Operasi besar-besaran dilakukan polisi sejak dini hari dengan menggerebek 72 lokasi berbeda. Dalam penggerebekan itu, aparat menyita sejumlah dokumen penting sekaligus menangkap para tersangka.
Hasan Mutlu menolak semua tuduhan. Ia menyebut penyelidikan yang menjeratnya tak lebih dari sebuah “operasi politik”.
Mutlu diketahui merupakan kader Partai Rakyat Republik (CHP), partai oposisi utama di Turki.
Tekanan terhadap CHP sendiri belakangan semakin kuat. Dalam satu tahun terakhir, ratusan anggota partai ditangkap aparat.
Situasi politik kian memanas karena keputusan pengadilan terkait pimpinan CHP dijadwalkan akan segera diumumkan dalam waktu dekat. (*)