Warisan Kuno Gaza Terancam lebih dari seratus monumen bersejarah mengalami kerusakan Akibat Serangan Israel

Retoria.id – Serangan udara Israel telah menempatkan situs kuno dan benda-benda sejarah di Gaza dalam bahaya. Di bawah pimpinan arkeolog Fadel al-Otol, para relawan berhasil memindahkan beberapa truk penuh artefak ke tempat yang lebih aman.

Namun, benda-benda yang tersisa di gedung al-Kavsar hancur total akibat ledakan. Sejarah Gaza selama ribuan tahun kaya dengan jejak berbagai peradaban.

Masjid-masjid kuno dan kuburan mencerminkan warisan budaya masyarakat. Namun, selama perang, sebagian besar situs bersejarah ini mengalami kerusakan atau hilang sama sekali.

Baca Juga: Stok BBM SPBU Swasta Masih Kosong hingga Tudingan Monopoli Pertamina, Pemerintah Justru Sebut soal Tambahan Kuota Impor

Menurut data UNESCO, lebih dari seratus monumen bersejarah di Gaza mengalami kerusakan. Militer Israel menyatakan serangan ditujukan pada “wilayah yang menampung fasilitas Hamas.” Akibatnya, perdebatan terkait perusakan warisan budaya terus berlanjut.

Di luar negeri, ratusan benda bersejarah Gaza tetap tersimpan di museum. Para ahli menilai koleksi ini akan sangat penting untuk upaya pemulihan di masa depan.

Sementara itu, penduduk lokal berharap dapat memulihkan warisan sejarah mereka setelah perang berakhir. (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/internasional/2571586686/warisan-kuno-gaza-terancam-lebih-dari-seratus-monumen-bersejarah-mengalami-kerusakan-akibat-serangan-israel

Rekomendasi