Retoria.id – Mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden bersama keluarganya dikabarkan tengah menghadapi masa sulit.
Laporan Independent menyebut, beban utang keluarga Biden kini mendekati 800 ribu dolar AS, termasuk cicilan hipotek untuk rumah mereka di kawasan Rehoboth Beach, Delaware.
Sebagai mantan presiden dan senator senior, Biden berhak atas pensiun dan tunjangan sekitar 416 ribu dolar per tahun.
Namun jumlah itu ternyata belum cukup menutup seluruh kebutuhan sehari-hari. Lebih jauh, Biden juga tidak memiliki sumber penghasilan tambahan yang signifikan.
Harapan untuk mengandalkan popularitasnya selepas menjabat pun tidak berjalan mulus. Banyak perusahaan enggan mengundangnya dalam forum berbayar dengan tarif tinggi, sementara sejumlah sekutu politik perlahan menjaga jarak.
Baca Juga: Pengertian Bias Konfirmasi: Hanya Percaya yang Sesuai Keyakinan, Meski Bisa Salah
Akibatnya, sulit bagi Biden mendapatkan tawaran honor ceramah di kisaran 300–500 ribu dolar. Kini, keluarga Biden menggantungkan asa pada penjualan buku memoar yang diperkirakan bisa menghasilkan sekitar 10 juta dolar.
Meski angka itu masih jauh dibandingkan Barack Obama yang meraup sekitar 60 juta dolar dari penjualan buku-bukunya.
Di luar urusan finansial, Biden juga menghadapi tantangan kesehatan. Ia dikabarkan sedang menjalani perawatan kanker prostat.
Sang istri, Jill Biden, bahkan menghentikan profesinya sebagai pengajar untuk lebih fokus pada aktivitas sosial tanpa bayaran.
Beban keluarga Biden kian berat dengan kondisi putra mereka, Hunter Biden, yang menanggung utang nafkah anak hingga jutaan dolar.
Pendapatan Hunter pun merosot tajam setelah minat publik terhadap buku, lukisan, dan penampilannya di ruang publik semakin pudar.
Kombinasi antara masalah finansial dan kesehatan membuat keluarga Biden kini harus melalui masa yang penuh ujian. (*)