Mantan PM Nepal Ditangkap, Kasus Berdarah Protes ‘Gen Z’ Mulai Diusut

Retoria.id – Polisi Nepal menangkap mantan Perdana Menteri Khadga Prasad Sharma Oli pada Sabtu pagi terkait kematian puluhan orang dalam aksi protes keras yang menggulingkan pemerintahannya dan berujung pada pemilu baru.

Otoritas juga menangkap mantan Menteri Dalam Negeri Ramesh Lekhak, yang dituduh memerintahkan aparat untuk menembaki para demonstran.

Penangkapan dilakukan di kediaman mereka di pinggiran ibu kota Kathmandu, sebelum keduanya dibawa ke kantor kepolisian distrik.

Menteri Dalam Negeri saat ini, Sudan Gurung, mengumumkan penangkapan tersebut melalui media sosial, menegaskan bahwa “tidak ada seorang pun yang kebal hukum” dan menyebut langkah ini sebagai awal dari proses keadilan.

Sebelumnya, penyelidikan oleh komisi bentukan pemerintah merekomendasikan hukuman hingga 10 tahun penjara bagi Oli, Lekhak, serta kepala kepolisian saat aksi protes berlangsung.

Baca Juga: Huru-hara Demonstrasi di Nepal Dinilai Menjadi Cerminan Luka Lama Monarki yang hingga Kini Masih Belum Sembuh

Penangkapan ini terjadi sehari setelah pemerintahan baru yang dipimpin oleh Balendra Shah resmi menjabat, menyusul kemenangan telak dalam pemilu parlemen.

Aksi protes yang terjadi pada 8–9 September lalu, yang dipimpin oleh aktivis muda “Gen Z”, menewaskan 76 orang dan melukai lebih dari 2.300 lainnya. Gelombang demonstrasi tersebut dipicu oleh kemarahan publik terhadap korupsi dan buruknya tata kelola pemerintahan.

Kerusuhan juga menyebabkan pembakaran kantor perdana menteri dan presiden, kantor polisi, serta rumah para pejabat tinggi yang terpaksa melarikan diri menggunakan helikopter militer.

Pemerintah baru berjanji akan menegakkan keadilan bagi para korban tewas dan luka dalam peristiwa tersebut.

Sumber: https://www.retoria.id/internasional/2572472391/mantan-pm-nepal-ditangkap-kasus-berdarah-protes-gen-z-mulai-diusut

Rekomendasi