Retoria.id – Yaman secara resmi menyatakan telah bergabung dalam perang di pihak Iran. Dalam pernyataan resminya, disebutkan bahwa pasukan negara tersebut telah melancarkan serangan menggunakan sejumlah rudal balistik terhadap pihak yang mereka sebut sebagai “musuh Zionis”.
Menurut pernyataan itu, operasi militer tersebut dilakukan secara bersamaan dengan aktivitas pasukan sekutu di Iran serta gerakan Hizbullah di Lebanon.
Baca Juga: Indonesia Kecam Serangan Israel di Lebanon, Satu Prajurit TNI UNIFIL Gugur
Selain itu, ditegaskan bahwa operasi dijalankan sesuai rencana yang telah ditetapkan dan berhasil mencapai hasil yang diharapkan.
Pihak Yaman juga menyatakan bahwa langkah ini tidak akan berhenti sampai di sini. Mereka menegaskan bahwa serangan akan terus berlanjut hingga seluruh target yang telah ditentukan tercapai dan seluruh operasi di berbagai front perlawanan dinyatakan selesai.
Para pengamat menilai, pernyataan ini berpotensi semakin memperkeruh situasi militer dan politik di kawasan, sekaligus memperluas skala konflik. Hal tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko terhadap stabilitas di kawasan Timur Tengah. (*)