Retoria.id – Viral di media sosial video kondisi jalan memprihatinkan di Desa SP3 Bedayan, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Kondisi jalan yang hanya berupa tanah merah licin itu berulang kali diunggah oleh akun Instagram @elisabetmurniw.
Melalui videonya itu, warga tersebut meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda untuk bisa memperbaiki jalanan mereka.
Pasalnya, ia menyebut bahwa pemerintah daerah Kalimantan Barat lamban dalam melakukan perbaikan jalan.
Salah satu unggahannya viral karena membalas pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengenai pernyataan kontroversialnya beberapa waktu lalu.
Sebut Warga Hanya Tagih Janji Perbaikan Jalan
Pengunggah video, dalam unggahan terbarunya menegaskan hanya ingin menagih janji perbaikan jalan.
Menurutnya, janji tersebut sudah berjalan bertahun-tahun, tapi belum ada realisasinya.
“Teruntuk bapak beliau yang tidak terima dengan postingan ini, bahkan sampai bilang, ‘Walaupun malaikat datang, tidak akan mampu memperbaiki jalan Kalimantan Barat ini.’ Pak, malaikat itu tugasnya mencabut nyawa, nggak ada yang perbaiki jalan,” ucapnya dalam video tersebut, dikutip pada Senin, 30 Maret 2026.
“Dan lagi, kami hanya menagih janji yang sudah berpuluh-puluh tahun sampai sekarang nggak diperbaiki. Apa nggak malu kalian?” lanjutnya dalam video yang kini sudah diputar lebih dari 133 ribu kali penayangan.
Video tersebut lantas menunjukkan sejumlah warga tengah bergotong royong membantu menarik mobil yang terjebak dalam lumpur.
Sementara bagi warga yang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda dua, bisa melintasi papan kayu yang dibentangkan di pinggir jalan berlumpur itu.
Menilik dari video lain, pengunggah mengungkapkan bahwa ia akan terus memviralkan kondisi jalan sampai ada perbaikan nyata.
“Viral terus sampai bagus. Pokoknya akan terus ku viralkan jalan di SP3 Bedayan, Kabupaten Sintang itu sampai diperbaiki karena ada 100 meter yang sangat jelek di tengah-tengah desa,” tegasnya.
Jalan Sudah Rusak Sejak Lama
Lebih lanjut, pengunggah video mengeluhkan bahwa jalan rusak tanpa perubahan itu sudah lebih dari 30 tahun.
“Seingat aku, Kalimantan Barat dari aku lahir di SP3 sampai usiaku udah 32 tahun, nggak ada namanya jalan itu beraspal,” ungkapnya.
“Masih sama aja, tidak ada perubahannya jalan kami. Bukannya makin bagus, makin parah aja ini,” tuturnya.
Pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Barat soal Pembangunan Infrastruktur
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menanggapi konten kreator yang meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk membantu perbaikan jalan di Kabupaten Sintang.
Krisantus membeberkan bahwa Provinsi Kalimantan Barat memiliki luas 147.018 km2 dengan anggaran yang didapatkan adalah Rp11,1 triliun.
Ia kemudian membandingkan dengan luas Jawa Barat, yakni 147.018 km2 dengan anggaran Rp30,49 triliun.
“Dengan posisi seperti itu, malaikat pun yang menjadi Gubernur Kalimantan Barat tidak akan mampu maksimal membangun infrastruktur,” ucap Krisantus saat serah terima jabatan CEO CU Keling Kumang di Tapang Sambas pada 25 Maret 2026.
Pernyataan itulah yang kemudian membuat warga geram hingga membanjiri akun Instagram miliknya dengan kritikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat, Iskandar Zulkarnaen, menyebutkan bahwa kewenangan perbaikan ada di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang.
Iskandar menyebut bahwa Pemkab Sintang telah mendapat alokasi dana Rp39 miliar dari Pemprov Kalimantan Barat pada Februari 2026 untuk memperbaiki jalan rusak.(*)