Retoria.id – Hujan deras yang terjadi secara tiba-tiba di kota Makhachkala, ibu kota Dagestan, menyebabkan banjir yang memicu berbagai masalah.
Salah satunya, pondasi sebuah bangunan tempat tinggal tiga lantai terkikis hingga bangunan tersebut runtuh, sehingga menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan warga.
Pemerintah kota menyampaikan bahwa di sekitar empat bangunan bertingkat di Jalan Ayvazovsky yang “masih berisiko runtuh”, telah dilakukan langkah-langkah pengamanan dan area tersebut telah ditutup.
Baca Juga: Viral Jalan Rusak dan Berlumpur di Kabupaten Sintang, Warga Sebut Hanya Ingin Tagih Janji Perbaikan
Lebih dari 300 warga yang tinggal di bangunan tersebut telah dievakuasi ke tempat yang aman akibat situasi darurat.
“Sebagian warga akan dipindahkan ke tempat penampungan sementara dan akan diberikan bantuan serta dukungan yang diperlukan. Sementara itu, sebagian lainnya untuk sementara ditempatkan di rumah kerabat mereka,” ujar layanan pers pemerintah kota.
Menurut kantor berita Interfaks, sebuah bangunan tambahan yang dibangun menempel pada salah satu gedung di Jalan Ayvazovsky juga runtuh akibat hujan. Namun, tidak ada korban jiwa.
Saat ini, warga dari beberapa bangunan bertingkat lainnya juga sedang dievakuasi karena risiko banjir.
Sejak akhir Maret, wilayah Kaukasus Utara dilanda hujan deras dan banjir. Kerusakan paling besar terjadi di Dagestan: puluhan ribu warga mengalami pemadaman listrik, sejumlah jalan raya ditutup, dan jalur kereta api mengalami kerusakan.
Di Makhachkala, banyak jalan terendam air sehingga lalu lintas terhenti. Sementara itu, di Chechnya, hujan deras dan tanah longsor telah merusak 17 jembatan serta menghancurkan puluhan rumah.
Saat ini, pemerintah kota dan tim penyelamat terus melakukan pemantauan di wilayah terdampak banjir guna memastikan keselamatan warga serta meminimalkan kerugian.