Gempa berkekuatan 6.8 magnitudo Guncang Afganistan, Masjid Biru Ikonik di Mazar i Sharif Alami Kerusakan

Retoria.id – Akibat gempa kuat yang terjadi di wilayah utara Afganistan, sedikitnya 20 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 320 orang mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Menurut pernyataan pejabat Kementerian Kesehatan setempat, jumlah korban diperkirakan masih dapat bertambah seiring berlanjutnya operasi pencarian dan penyelamatan.

Pusat gempa dilaporkan berada di dekat kota Mazar-i-Sharif, dan getarannya terasa di sebagian besar wilayah Asia Tengah, termasuk Uzbekistan, Tajikistan, dan Kazakhstan. Layanan seismologi dari berbagai negara memberikan data yang sedikit berbeda terkait kekuatan gempa tersebut.

Baca Juga: Warga Hue Vietnam, Dilanda Banjir Tiga Kali dalam Sepekan

Layanan Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat kekuatan gempa sebesar 6,3 magnitudo, sementara Pusat Pemantauan Seismoprogostik Kementerian Situasi Darurat Uzbekistan menyebutkan bahwa episentrum gempa berada di wilayah Samangan, Afganistan, pada kedalaman sekitar 30 kilometer dengan kekuatan mencapai 6,8 magnitudo. Kerusakan terparah tercatat di provinsi Balkh dan Samangan.

Gempa ini tidak hanya merusak bangunan tempat tinggal, tetapi juga berdampak pada situs-situs bersejarah. Menurut laporan media lokal, Masjid Biru yang terkenal di Mazar-i-Sharif mengalami kerusakan sebagian. Beberapa bagian dari fasad luar, termasuk ubin hias dan sebagian menara, runtuh, meskipun laporan awal menyebutkan bahwa struktur utama masjid masih utuh.

Selain itu, longsor dilaporkan terjadi di daerah pegunungan, menutupi sebagian jalan raya Balkh Samangan dan menghambat upaya tim penyelamat untuk mencapai daerah terdampak.

Menurut media Uzbekistan Zamin.co, disebutkan bahwa penduduk di Uzbekistan juga merasakan getaran gempa ini. Berdasarkan laporan Kementerian Situasi Darurat Uzbekistan, getaran terkuat tercatat di Provinsi Surxondaryo dengan kekuatan mencapai 5 skala Richter.

Di wilayah Qashqadaryo, getaran berkisar antara 3–4 skala, sementara di Samarkand, Jizzakh, Navoi, Bukhara, dan Sirdarya tercatat sekitar 3 skala. Di ibu kota Tashkent, gempa hanya terasa ringan dengan kekuatan 2–3 skala.

LBaca Juga: Pesarean Imogiri: Tempat Peristirahatan Terakhir Raja-raja Mataram Islam

Pihak berwenang Uzbekistan melaporkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang terjadi di wilayah negara tersebut. Getaran juga dirasakan di bagian selatan Kazakhstan dan beberapa wilayah di Tajikistan, memicu kepanikan di kalangan warga.

Ini bukan kali pertama Afganistan diguncang gempa besar dalam waktu dekat. Pada awal September tahun ini, gempa berkekuatan 6 magnitudo di wilayah timur dekat perbatasan Pakistan menewaskan lebih dari 600 orang.

Afganistan sendiri terletak di salah satu zona paling aktif secara seismik di dunia—tepat di pertemuan lempeng tektonik Eurasia dan India. Pergerakan kedua lempeng ini sering memicu gempa bumi besar dan destruktif, terutama di wilayah pegunungan Hindu Kush. (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/internasional/2571783413/gempa-berkekuatan-68-magnitudo-guncang-afganistan-masjid-biru-ikonik-di-mazar-i-sharif-alami-kerusakan

Rekomendasi