Hanya Minta Selimut dan Pampers Adik, Bocah di Aceh Tamiang Ini Ketuk Pintu Hati Relawan Bantuan

Retoria.id – Di tengah udara dingin yang menyelimuti wilayah terdampak banjir di Aceh Tamiang, seorang bocah laki-laki menunjukkan kedewasaan yang melampaui usianya.

Di saat bantuan logistik mulai tiba, ia bukan mencari camilan atau mainan, melainkan pelindung dari rasa dingin untuk dirinya dan kebutuhan dasar bagi sang adik.

Kisah menyentuh hati ini terekam dalam sebuah video yang dibagikan oleh akun TikTok @zaits_bf pada Senin, 22 Desember 2025.

Video tersebut memperlihatkan momen ketika bantuan logistik baru saja sampai di lokasi pemukiman warga yang terdampak.

Dengan langkah penuh harap, bocah tersebut menghampiri relawan yang membawa bantuan.

Kalimat pertama yang keluar dari mulutnya menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan akan perlengkapan tidur yang layak setelah harta benda mereka terendam air.

“Ada selimut pak?” tanya seorang bocah tersebut saat menghampiri tumpukan bantuan.

Baca Juga: Cerita Ayah di Garoga Tapsel, Anaknya yang Masih 2 Tahun Terseret Banjir saat Sedang disusui Ibunya

Pertanyaan sederhana itu menjadi gambaran nyata betapa banyak keluarga yang kini harus bertahan hidup tanpa alas dan penutup tubuh yang memadai di tengah kondisi lingkungan pascabanjir.

Tak hanya memikirkan dirinya sendiri, bocah ini juga menunjukkan kasih sayang yang besar kepada anggota keluarganya yang paling kecil.

Dengan sangat detail, ia menyebutkan kebutuhan spesifik untuk adiknya agar tidak terlewat oleh para petugas bantuan.

“Pampers untuk adik kami, ukuran L,” lanjut bocah itu.

Kepolosannya dalam menyebutkan ukuran popok tersebut mengundang rasa haru dari orang-orang di sekitar.

Di tengah situasi darurat, anak sekecil itu harus ikut memikirkan bagaimana adiknya bisa tetap nyaman dan terjaga kebersihannya di pengungsian.

Momen singkat di Aceh Tamiang ini menjadi pengingat bahwa di setiap posko bantuan, ada anak-anak yang kini menjadi tumpuan bagi adik-adik mereka.

Keinginan sederhana akan selembar selimut dan beberapa popok adalah wujud perjuangan mereka untuk bertahan di tengah sisa-sisa bencana yang belum sepenuhnya surut. (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/daerah/2572079365/hanya-minta-selimut-dan-pampers-adik-bocah-di-aceh-tamiang-ini-ketuk-pintu-hati-relawan-bantuan

Rekomendasi