Retoria.id – Kementerian Luar Negeri China menuduh Amerika Serikat telah menafsirkan kebijakan pertahanan secara keliru dengan tujuan menghambat membaiknya hubungan antara China dan India. Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara kementerian, Lin Jian, dalam pernyataannya pada 25 Desember.
Lin Jian menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan meredanya ketegangan di wilayah perbatasan dengan India yang disebut-sebut dapat dimanfaatkan untuk meraih keuntungan dalam hubungan serta mencegah pendalaman hubungan Amerika Serikat–India.
Ia menegaskan bahwa China memandang hubungan dengan India dari perspektif strategis dan jangka panjang.
Perwakilan China itu juga menyatakan bahwa persoalan perbatasan merupakan urusan bilateral antara China dan India, seraya menambahkan bahwa pihaknya “menentang penilaian negara mana pun terhadap masalah tersebut.”
Baca Juga: Mentan: Kelapa Indonesia Dilirik China & India, Potensi Ekspor Tembus Rp 400 Triliun
Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas pandangan yang tercantum dalam laporan Pentagon.
Dalam laporan yang dirilis pada 23 Desember, Pentagon menyebut bahwa China “berupaya memanfaatkan meredanya ketegangan di perbatasan dan bertujuan mencegah semakin eratnya hubungan antara Amerika Serikat dan India.” (*)