TikTok kini dapat mengetahui usia dari unggahan: kontrol baru di Eropa

Retoria.id – TikTok berencana mulai menerapkan teknologi yang lebih kuat untuk menentukan usia pengguna di Uni Eropa.

Menurut laporan Reuters, keputusan ini diambil setelah adanya tekanan dari regulator serta hasil proyek percontohan selama satu tahun.

Sistem baru ini akan membantu ByteDance menganalisis data profil pengguna, video yang diunggah, serta berbagai sinyal perilaku untuk mengidentifikasi apakah sebuah akun kemungkinan dimiliki oleh pengguna di bawah umur (terutama di bawah 13 tahun).

Baca Juga: TikTok: Algoritmanya Diduga Mendorong Anak di Bawah Umur Menuju Bunuh Diri

Poin pentingnya: akun-akun seperti ini tidak akan langsung diblokir secara otomatis melainkan akan diperiksa terlebih dahulu oleh moderator khusus.

Jika usia pengguna dinilai tidak sesuai, tersedia pula mekanisme banding. Sumber-sumber menyebutkan beberapa metode yang dapat digunakan, seperti perkiraan usia melalui wajah (misalnya dengan teknologi Yoti), verifikasi kartu bank, atau konfirmasi menggunakan dokumen resmi.

Dalam konteks ini, tekanan politik di Eropa untuk melindungi anak-anak di dunia daring juga semakin menguat.

Parlemen Eropa pada November 2025 mendukung usulan pembatasan media sosial bagi pengguna di bawah 16 tahun (usia 13–16 tahun dengan persetujuan orang tua, sementara anak di bawah 13 tahun dikenai larangan ketat). (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/sains/2572184369/tiktok-kini-dapat-mengetahui-usia-dari-unggahan-kontrol-baru-di-eropa

Rekomendasi