Retoria.id – Sebagian publik di media sosial (medsos) tengah ramai menyoroti peristiwa banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bekasi, Jawa Barat.
Salah satunya, bencana banjir yang terjadi di wilayah perumahan di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Bekasi.
Dalam unggahan Instagram @fakta.indo, pada Sabtu, 24 Januari 2026, terlihat banjir menggenangi pemukiman warga hingga setinggi dada orang dewasa.
Disebutkan, arus banjir kian meninggi hingga memaksa warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Warga mengungsi ke perumahan terdekat yang masih satu pengembang,” demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Terlihat, di wilayah tersebut memang tampak seperti lautan, setelah banjir menggenangi sejumlah kawasan rumah di sekitarnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi telah meminta pengembang perumahan bertanggung jawab dan menemui warga terdampak.
Dedi juga memastikan pemerintah akan menghentikan pembangunan perumahan.
Hal itu khususnya di wilayah Bekasi Utara yang mayoritas berada di lahan persawahan.
Hingga Sabtu, 24 Januari 2026 pukul 11.00 WIB, postingan itu telah disukai oleh 37,8 ribu pengguna Instagram.
Di kolom komentar, sebagian besar warganet menyatakan keprihatinannya terhadap bencana banjir yang terjadi di Sukawangi, Bekasi.
“Tetap sabar Abang dan Kakak yang terdampak banjir di Bekasi, semoga selalu berada dalam perlindungan Allah,” tutur warganet dengan akun @abdulaziz.
“Ini sudah bukan banjir, tapi seperti air laut, semoga lekas surut,” ungkap warganet lainnya melalui akun @emmanuelalvino.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti ihwal jumlah korban yang terdampak akibat bencana banjir di perumahan Sukawangi, Bekasi. (*)