Paradoks Sawit: Kita Mengecam, Kita Mengonsumsi, Kita Tenggelam
Kita mengecam kerusakan, kita ikut mengonsumsinya banjir bukan sekadar air, tapi cermin dari paradoks kita sendiri.
Kita mengecam kerusakan, kita ikut mengonsumsinya banjir bukan sekadar air, tapi cermin dari paradoks kita sendiri.