Jika dibandingkan saja tak sudi, bagaimana bisa mewakili? Membongkar Sesat Pikir DPR
Deddy menyebut pembawa acara sebagai “sesat Pikir” hanya karena berani membandingkan DPR dengan rakyat jelata tukang becak, buruh.
Deddy menyebut pembawa acara sebagai “sesat Pikir” hanya karena berani membandingkan DPR dengan rakyat jelata tukang becak, buruh.
Deddy menyebut pembawa acara sebagai “sesat Pikir” hanya karena berani membandingkan DPR dengan rakyat jelata tukang becak, buruh.