Apabila mencetak gol ke gawang Mesir, Messi tidak hanya berpeluang memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen, tetapi juga akan menyamai rekor Guillermo Stabile sebagai pemain Argentina yang mampu mencetak delapan gol dalam satu edisi Piala Dunia.
Namun, kondisi kebugaran menjadi perhatian utama menjelang pertandingan
Argentina baru saja melewati laga melelahkan melawan Tanjung Verde di bawah cuaca panas Miami. Di waktu yang hampir bersamaan, Mesir juga dipaksa menjalani pertandingan hingga adu penalti melawan Australia. Situasi tersebut membuat kedua tim memiliki waktu pemulihan yang relatif singkat.
Usai pertandingan terakhir, Messi mengakui dirinya mengalami kelelahan. Ia juga menyoroti kegagalan Argentina mempertahankan tekanan terhadap lawan di area pertahanan mereka.
Di kubu Mesir, kekuatan utama tetap bertumpu pada organisasi pertahanan yang solid serta kecepatan serangan balik melalui Mohammed Salah dan Omar Marmoush.
Meski demikian, kondisi Salah juga menjadi perhatian. Ia sempat mengalami masalah hamstring sebelum menghadapi Australia dan beberapa kali terlihat tidak berlari dengan kecepatan maksimal selama pertandingan yang berlangsung hingga 120 menit.
Jika mampu menyingkirkan Argentina, Mesir akan menjadi negara Afrika kelima yang berhasil mencapai perempat final Piala Dunia setelah Kamerun (1990), Senegal (2002), Ghana (2010), serta Maroko (2022 dan 2026).
Berdasarkan prediksi superkomputer Opta, Argentina memiliki peluang kemenangan sebesar 69,1% pada waktu normal. Sementara peluang Mesir meraih kemenangan hanya 12,3%, sedangkan kemungkinan pertandingan berlanjut hingga babak tambahan mencapai 18,5%.
Stadion Atlanta
Selasa (7/7/2026)
Pukul 23.00 WIB
Live TVRI Nasional & TVRI Sports
Live Streaming Maxstream