Menghadapi Paraguay, pelatih Jerman Julian Nagelsmann menegaskan timnya tidak boleh memandang sebelah mata lawan.
“Kami harus tampil lebih efektif dibandingkan ketika menghadapi Ekuador. Paraguay punya organisasi pertahanan yang disiplin dan kemampuan serangan balik yang berbahaya,” katanya.
Nagelsmann juga menyoroti dua bintang utamanya, Jamal Musiala dan Florian Wirtz, yang sejauh ini belum tampil seproduktif seperti saat membela klub masing-masing. Ia berharap keduanya bisa menemukan performa terbaik tepat pada laga gugur pertama ini.
Di kubu Paraguay, pelatih Gustavo Alfaro mengangkat semangat timnya dengan mengingatkan pencapaian luar biasa di babak kualifikasi.
“Kami telah berhadapan dengan Argentina, kami telah berhadapan dengan Brasil, tim-tim dengan kaliber yang sama atau bahkan mungkin lebih tinggi dari Jerman,” kata Alfaro dikutip dari Reuters.
“Mereka semua adalah kandidat juara dunia. Kami menghadapi mereka dan itu sulit bagi kami, tetapi kami berhasil melewatinya,” sambungnya.
Kapten Paraguay Gustavo Gómez turut menegaskan kesiapan mental skuadnya. “Semua yang telah kami lalui dan capai di babak kualifikasi menghadapi lawan-lawan yang sangat kuat seperti Brasil, Uruguay, Argentina, Ekuador, Kolombia. Kami telah melalui banyak situasi yang penuh tekanan dan kami telah mengatasinya,” kata Gómez.
Satu catatan penting bagi Paraguay: Diego Gómez absen karena akumulasi kartu kuning. Namun Miguel Almiron dipastikan kembali tersedia setelah menjalani larangan bermain satu pertandingan.