Retoria.id – Insiden kecelakaan terjadi di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat, 27 Februari 2026 sekitar pukul 05.00 WIB.
Dalam unggahan Instagram @magelang_raya, pada hari yang sama, memperlihatkan sebuah truk tronton yang dilaporkan menabrak 3 rumah sekaligus.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Umum Magelang-Salatiga, tepatnya di Dusun Jengkol, Desa Losari, Kecamatan Pakis.
Kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong atau rem tidak berfungsi.
“Telah terjadi kecelakaan di pagi ini di Pakis, Magelang, diduga truk tronton alami rem blong,” demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Berdasarkan laporan di lapangan, truk tronton bermuatan susu itu sempat hilang kendali hingga akhirnya menghantam sejumlah rumah warga. Berikut ini kronologinya.
Secara terpisah, Kasat Lantas Polresta Magelang, Kompol. Nyi Ayu Fitria Rachma menuturkan sopir meninggal dalam insiden ini.
“Ada korban jiwa satu meninggal, yaitu sopir truk,” kata Fitria kepada awak media di Magelang, pada Jumat, 27 Februari 2026.
Fitria memastikan pihaknya masih melakukan proses penyelidikan atas insiden kecelakaan tunggal tersebut.
“Sementara masih dilakukan evakuasi oleh tim SAR, untuk memastikan jumlah korban,” tambahnya.
Terkait kronologi kecelakaan, Fitria menuturkan truk tersebut melaju dari arah Salatiga menuju Magelang, melalui Pakis.
Truk dengan nomor polisi H 8894 OA itu diduga hilang kendali saat melintasi medan jalan yang menurun dan berliku.
“Untuk sementara, diduga yang bersangkutan (sopir truk) tidak mengenal medan jalan,” terang Fitria.
“(Hal itu) karena di KM 15 ini berliku-liku dan tidak ditemukan bekas rem,” sambungnya.
Kemudian, truk diketahui sempat oleng ke arah kanan dan menghantam 3 rumah warga.
Salah satu rumah dilaporkan, mengalami kerusakan parah hingga tembok bagian depan jebol akibat hantaman keras kendaraan besar tersebut.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena posisi kendaraan yang terjepit bangunan.
Hingga kini, setelah bangkai truk tronton telah berhasil dievakuasi, petugas akhirnya menemukan sopir dalam kondisi meninggal dunia. (*)