Retoria.id – Di era serba digital, ponsel sudah jadi “teman setia” di hampir setiap aktivitas. Bahkan, banyak orang membawanya hingga ke toilet. Namun, kebiasaan sepele ini ternyata menyimpan bahaya serius bagi kesehatan.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Boston sepanjang tahun 2024 menemukan bahwa 66 persen orang menggunakan ponsel saat berada di toilet.
Baca Juga: Tren Paylater di Indonesia, Antara Kemudahan Transaksi dan Ancaman Utang
Dari jumlah itu, hampir separuh menunjukkan gejala wasir ketika dilakukan pemeriksaan kolonoskopi.
Temuan lainnya menyebutkan, membawa ponsel ke toilet meningkatkan risiko wasir hingga 46 persen. Penyebab utamanya: ponsel membuat orang betah duduk lebih lama dari yang seharusnya.
Menurut para ahli, duduk terlalu lama di kloset memberi tekanan berlebih pada pembuluh darah di area rektum. Jika dilakukan berulang, otot dan jaringan melemah, pembuluh darah membengkak, hingga akhirnya muncul benjolan menyakitkan yang kita kenal sebagai **ambeien atau wasir.
Tips Mengurangi Risiko
Agar terhindar dari masalah ini, para peneliti menyarankan langkah sederhana:
Kebiasaan membawa ponsel ke toilet mungkin terlihat sepele, tetapi dampaknya bisa besar. Dengan disiplin sederhana, kita bisa melindungi diri dari penyakit yang menyakitkan dan mengganggu kualitas hidup. (*)