Retoria.id – Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) mengungkap temuan menarik tentang pria yang menunjukkan secara ilmiah terbukti menua lebih cepat dibandingkan wanita.
Hasil riset ini menunjukkan bahwa volume otak pria menyusut lebih cepat seiring bertambahnya usia, terutama di area yang berperan dalam emosi dan gerakan tubuh. Para ilmuwan menyebut penyusutan ini sebagai salah satu faktor utama yang mempercepat proses penuaan pada pria.
Dalam studi berskala besar ini, para peneliti menganalisis lebih dari 12.500 hasil pemindaian MRI (Magnetic Resonance Imaging) dari 4.726 peserta. Setiap peserta menjalani sedikitnya dua kali pemindaian dengan jarak waktu rata-rata tiga tahun.
Hasil analisis memperlihatkan bahwa volume otak pria berkurang sekitar 2 persen per tahun, sementara pada wanita hanya 1,2 persen. Penurunan paling signifikan ditemukan pada korteks post-sentral. bagian otak yang berperan penting dalam pengaturan emosi dan pergerakan tubuh.
Baca Juga: Pengaruh dan Dampak Takhayul terhadap Pengambilan Keputusan dan Pilihan Kita
Para ilmuwan menilai bahwa penyusutan volume otak ini berkontribusi terhadap proses penuaan yang lebih cepat dan harapan hidup yang lebih pendek pada pria. Namun, menariknya, wanita justru memiliki risiko dua kali lipat lebih tinggi terkena penyakit Alzheimer.
Penelitian ini memperlihatkan bahwa perbedaan tersebut tidak semata-mata disebabkan oleh faktor usia. tetapi juga dipengaruhi oleh biologi dan genetika. Dengan kata lain, cara tubuh pria dan wanita menua memang berbeda sejak tingkat sel.
Peneliti menegaskan bahwa volume otak dapat dijadikan indikator penting dalam memahami proses penuaan. Selain faktor biologis, gaya hidup, tingkat stres, dan kualitas tidur juga memainkan peran besar dalam memperlambat atau mempercepat proses menua.
Artinya, pola hidup sehat, manajemen stres yang baik, serta tidur yang cukup bukan sekadar saran umum — tapi benar-benar bisa memengaruhi bagaimana otak dan tubuh kita menua.
Temuan dari jurnal PNAS ini menegaskan bahwa penuaan pria dan wanita terjadi dengan mekanisme berbeda, dan bahwa menjaga otak tetap aktif serta mengelola stres menjadi kunci untuk memperlambat proses tersebut. Jadi, bukan hanya usia yang menentukan seberapa cepat kita menua tetapi juga bagaimana kita hidup, berpikir, dan beristirahat. (*)