Retoria.id — Tim ilmuwan dari Merrimack College mengungkap temuan baru mengenai cara kerja memori manusia. Dalam penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal ilmiah Frontiers in Behavioral Neuroscience, mereka menemukan bahwa mengingat secara sadar dan terarah jauh lebih efektif dibandingkan mengingat karena pengaruh emosional.
Penelitian ini melibatkan sejumlah partisipan yang diperlihatkan serangkaian kata dengan makna berbeda. Para peserta diminta untuk mengingat sebagian kata dan melupakan sebagian lainnya, kemudian berusaha menyebut kembali sebanyak mungkin kata yang mereka ingat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata-kata yang diingat dengan kesadaran penuh dan niat eksplisit untuk dihafal, bahkan ketika tidak disertai dengan emosi yang kuat, lebih mudah tersimpan dalam ingatan jangka panjang.
“Kami menemukan bahwa keputusan seseorang untuk ‘mengingat’ atau ‘melupakan’ memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap daya simpan memori dibandingkan dengan muatan emosional dari informasi tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa manusia sebenarnya memiliki kendali atas ingatannya lebih besar dari yang selama ini diperkirakan,” ujar Dr. Kurdzel, ketua tim peneliti.
Para peneliti juga menekankan bahwa kunci utama memori yang efektif terletak pada perhatian sadar (conscious attention) dan motivasi internal (intrinsic motivation), bukan semata-mata pada faktor emosional.
Lebih lanjut, Dr. Kurdzel menjelaskan bahwa instruksi sederhana seperti “ingatlah ini” dapat berfungsi sebagai sinyal penting bagi otak untuk menandai suatu informasi sebagai prioritas. Sinyal tersebut mengaktifkan mekanisme penyimpanan jangka panjang, sehingga otak dapat menyimpan dan memanggil kembali informasi dengan lebih efisien.
Temuan ini membuka wawasan baru dalam bidang neurosains kognitif dan pendidikan, terutama dalam memahami bagaimana seseorang dapat meningkatkan kemampuan menghafal dan mempertahankan informasi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Dengan kata lain, menghafal bukanlah sekadar aktivitas pasif atau mekanis, tetapi tindakan sadar yang melibatkan perhatian, niat, dan kesadaran diri elemen-elemen yang membedakan antara mengingat dengan kebetulan dan mengingat dengan pemahaman. (*)