Retoria.id – Klub raksasa Spanyol, Real Madrid, menyatakan kepuasannya atas pembatalan rencana pertandingan La Liga antara Villarreal dan Barcelona yang sedianya berencana digelar di Amerika Serikat.
Pertandingan tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung di Miami pada 24 Oktober, namun pertandingan harus dibatalkan oleh pihak penyelenggara akibat gelombang penolakan publik di Spanyol.
Dalam pernyataan resminya, manajemen Real Madrid menilai langkah pembatalan itu tepat karena menggelar laga La Liga di luar negeri dianggap melanggar prinsip kompetisi yang adil.
“Pertandingan resmi seharusnya tidak dilaksanakan di luar negeri karena dapat merusak integritas kompetisi,” tegas perwakilan klub seperti dikutip media Spanyol.
Baca Juga: Tiongkok Berhasil Ciptakan Lensa yang memungkinkan Melihat dalam gelap
Real Madrid juga menyoroti bahwa keputusan untuk memindahkan laga ke luar negeri diambil tanpa mempertimbangkan pendapat klub dan para pemain lainnya.
Bagi klub yang tengah memimpin klasemen sementara La Liga dan bersiap menghadapi laga El Clasico, keputusan ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan kompetisi.
Sementara itu, Barcelona dijadwalkan bertandang ke Stadion Santiago Bernabeu pada 26 Oktober mendatang.
Wacana menggelar pertandingan La Liga di Amerika Serikat sendiri bukan hal baru. Beberapa tahun terakhir, La Liga sempat beberapa kali membuka negosiasi terkait rencana itu, namun selalu menuai penolakan dari komunitas sepak bola Spanyol.
Hingga kini, debat soal kemungkinan pertandingan La Liga digelar di luar negeri masih terbuka, tetapi pembatalan terbaru ini memperlihatkan bahwa mayoritas klub tetap ingin menjaga kompetisi tetap berakar di tanah Spanyol. (*)