Kuil Berusia 1.500 Tahun Ditemukan di Qanqa, Ungkap Peradaban Turan Kuno

Retoria.id – Sebuah penemuan arkeologis penting berhasil diungkap di wilayah Tashkent Uzbekistan, tepatnya di situs bersejarah Qanqa. Menurut Akademi Ilmu Pengetahuan Uzbekistan, di lokasi tersebut ditemukan kuil kuno dan perlengkapan militer yang berasal dari abad ke-5 hingga ke-8 Masehi temuan yang dianggap memiliki nilai besar bagi sejarah peradaban manusia.

Penelitian ini dilakukan oleh Institut Sejarah Akademi Ilmu Pengetahuan Uzbekistan bekerja sama dengan pemerintah daerah Tashkent, sebagai bagian dari rencana menjadikan Qanqa sebagai “museum terbuka di bawah langit”.

Para ahli menegaskan bahwa Qanqa merupakan situs kota yang sangat penting dalam sejarah Turan. Beberapa peneliti bahkan mengaitkannya dengan Qangdesh yang disebut dalam Avesta dan kota Qangdez tempat Raja Turan Alp Er Tunga yang disebut dalam Shahnameh.

Baca Juga: Jejak Intelektual Ibn Hazm: Filsuf Andalusia Yang Menolak Qiyas

Tim ilmiah dari “Pusat Sejarah Militer” dan “Departemen Sejarah Dunia Kuno” menemukan lapisan kuil di bagian bawah benteng Qanqa, tempat mereka juga menemukan potongan baju zirah kuno dari logam. Diyakini bahwa benda-benda tersebut dulunya dipersembahkan oleh para prajurit sebagai hadiah atau persembahan kepada kuil.

“Dalam masyarakat kuno Turan, kuil bukan hanya pusat keagamaan, tetapi juga bagian penting dari kebudayaan rakyat. Setiap orang membawa benda berharga atau hasil kerjanya sebagai persembahan suci. Tradisi ini juga terbukti dari temuan di Kuil Boykend,” tulis Akademi Ilmu Pengetahuan dalam pernyataannya.

Para ahli menambahkan bahwa perlengkapan militer yang ditemukan di Kuil Qanqa menunjukkan betapa majunya budaya militer dan seni pembuatan senjata bangsa-bangsa Turki kuno.

Baca Juga: Superwood: Kayu Super 10 Kali Lebih Kuat Dari Baja

Sejak penggalian dimulai pada 2021, para arkeolog juga menemukan perlengkapan kuda di pintu masuk kuil. Penemuan baju zirah tahun ini semakin menegaskan bahwa bangsa Turki sangat menghargai seni perang dan tradisi militernya.

Situs Qanqa bukan hanya memiliki nilai ilmiah, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan nasional serta sarana penting dalam menghidupkan kembali memori sejarah. Para arkeolog berencana menjadikan wilayah ini sebagai museum terbuka bagi wisatawan di masa mendatang.

Sebagai catatan, baru-baru ini para arkeolog di Mesir juga menemukan pelabuhan tenggelam dari masa Ratu Cleopatra. Penemuan tersebut diyakini dapat membuka arah baru dalam pencarian makam sang ratu besar, sekaligus mengingatkan kita bahwa masa lalu dan warisan budaya umat manusia masih menyimpan banyak misteri. (*) 

Sumber: https://www.retoria.id/sejarah/2571741052/kuil-berusia-1500-tahun-ditemukan-di-qanqa-ungkap-peradaban-turan-kuno

Rekomendasi